Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/11/2022, 09:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Perserikatan Muhammadiyah Kalimantan Selatan terima 6 sertifikat tanah wakaf dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada Senin (28/11/2022).

Keenam sertifikat tanah wakaf tersebut diberikan oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Raja Juli Antoni yang diperuntukan untuk masjid dan sarana pendidikan.

Raja Juli mengatakan, penyertifikatan aset-aset milik Muhammadiyah ini merupakan komitmen Kementerian ATR/BPN setelah pada bulan Agustus 2022 lalu dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU).

"Perintah Pak Jokowi jelas, rumah ibadat, lembaga sosial atau kemasyarakatan, unit sosial atau apa pun itu kita prioritaskan melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)," ucap Raja Juli, mengutip laman resmi Kementerian ATR/BPN, Rabu (30/11/2022).

Baca juga: Agar Kasus Suparwi Tak Berulang, Wajib Diketahui Proses Ganti Rugi Tanah untuk Infrastruktur

Adapun tanah wakaf sedang gencar untuk dilegalisasi, maka dari itu Kementerian ATR/BPN perlu menjaga amanah wakif agar tanah wakaf dapat dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya.

"Kami pemerintah harus dapat memastikan tanah wakaf itu tetap sesuai peruntukan pemberi wakaf atau wakif," tambah Raja Juli Antoni.

Terkait hal ini, Ketua Pengurus Wilayah (PW) Muhammadiyah Provinsi Kalimantan Selatan Tajuddin Noor menyampaikan apresiasi atas langkah Kementerian ATR/BPN.

Ia menyatakan, MoU yang telah dilakukan Kementerian ATR/BPN dengan PP Muhammadiyah juga ditindaklanjuti dengan baik di tingkat daerah, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan.

Baca juga: Pendaftaran Tanah di Solo Tembus 99 Persen, Raja Juli: Manuver Mafia Makin Kecil

"Pimpinan Muhammadiyah Kalimantan Selatan telah MoU dengan BPN Kalimantan Selatan tentang Percepatan Sertifikat Muhammadiyah dan sekarang telah berjalan dengan baik," kata Tajuddin Noor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+