Kompas.com - 22/09/2022, 11:00 WIB
Penulis Thefanny
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Terdapat setidaknya 5.590 sungai utama dan 65.017 anak sungai yang letaknya tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari pedesaan hingga perkotaan.

Dengan banyaknya sungai di Indonesia, risiko adanya luapan air ketika musim hujan pun semakin besar. Lantas, berapa jarak aman untuk melakukan aktivitas di sekitar aliran sungai?

Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 28 tahun 2015 tentang Penetapan Garis Sempadan Sungai dan Garis Sempadan Danau, wilayah sungai meliputi palung, bantaran, dan sempadan sungai.

Palung sungai adalah kedalaman sebuah sungai dan bantaran adalah bagian dangkal di sekitar palung sungai. Sedangkan, sempadan sungai adalah area di sekitar kanan dan kiri tepi sungai.

Baca juga: Bantaran Sungai Bengawan Solo Ditata, Intip Progresnya

Jika disimpulkan, palung dan bantaran sungai adalah bagian dari sungai yang dialiri air dan sempadan adalah area tanah di sekitar sungai yang tidak dialiri air.

Area sempadan pun memiliki jarak yang berbeda-beda di setiap sungai, tergantung pada kriteria sungai dan letak sungai tersebut.

Penetapan garis sempadan diadakan sebagai upaya menjaga kelestarian, kegunaan, dan pengendalian atas sumber daya yang ditawarkan setiap sungai.

Dengan begitu, fungsi sungai tidak terganggu oleh aktivitas yang berkembang di sekitarnya dan manusia yang melakukan aktivitas di sekitar sungai juga memiliki risiko yang lebih kecil terkena bencana alam.

Penetapan ini dibagi menjadi beberapa kriteria:

Infografik kriteria penetapan garis sempadan sungaiThefanny Infografik kriteria penetapan garis sempadan sungai
Jika permukaan air sungai berubah-ubah karena pengaruh air pasang laut, penetapan garis sempadan sungai masih sama dengan kriteria di atas, dengan catatan akan diukur dari tepi rata-rata muka air pasang.

Sedangkan, sungai yang memiliki atau berada di kawasan sumber mata air, garis sempadan berjarak setidaknya 200 meter dari sumber mata air.

Lebih baik jika tidak mendirikan bangunan dan melakukan aktivitas hunian, industri, atau berdagang di area sempadan sungai.

Namun, hal ini tidak terbatas pada bangunan prasarana sumber daya air, fasilitas jembatan dan dermaga, jalur pipa gas dan air minum, rentangan kabel listrik dan telekomunikasi, dan bangunan ketenagalistrikan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.