Kompas.com - 20/09/2022, 20:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT MRT Jakarta (Perseroda) membenarkan adanya tambahan dana pembangunan proyek MRT Jakarta Fase 2 menjadi Rp 25,3 triliun yang sebelumnya diperkirakan hanya Rp 22,6 triliun.

Hal ini disampaikan Direktur Konstruksi MRT Jakarta Silvia Halim dalam Forum Jurnalis MRT Jakarta, Selasa (20/9/2022).

"Pertama adalah iya (benar) biaya pembangunan MRT Fase 2 itu terjadi peningkatan, dari estimasi awalnya di Rp 22,6 triliun. Sekarang menjadi Rp 25,3 triliun," jelas Silvia.

Biaya sebesar Rp 22,6 triliun tersebut merupakan estimasi dana pembangunan proyek MRT Fase 2 yang dibuat pada tahun 2018.

Silvia menjelaskan, besaran dana tersebut masih masuk ke dalam tahap perencanaan dan jalurnya masih direncanakan dari Stasiun Bundaran HI-Kampung Bandan.

Sementara itu, biaya sebesar Rp 25,3 triliun merupakan estimasi membangun proyek MRT terbaru hingga tahun 2029.

"Dimana didalamnya kita sudah mengantisipasi kelanjutan (Stasiun) Ancol. Jadi, deponya sudah dipindah dan kontrak CP201, CP202, CP203 sudah berkontrak yang paket ini," ujar Silvia.

Baca juga: Imbas Harga BBM Naik, Jumlah Penumpang MRT Jakarta Ikut Naik

Adapun pembangunan MRT Jakarta fase 2 membentang sepanjang sekitar 11,8 kilometer dari kawasan Bundaran HI hingga Ancol Barat.

Fase 2 ini melanjutkan koridor utara-selatan fase 1 yang telah beroperasi sejak 2019 lalu, yaitu dari Lebak Bulus sampai dengan Bundaran HI.

Dengan hadirnya fase 2 ini, total panjang jalur utara-selatan menjadi sekitar 27,8 kilometer dengan total waktu perjalanan dari Stasiun Lebak Bulus Grab hingga Stasiun Kota sekitar 45 menit.

Jarak antarstasiun sekitar 0,6 kilometer-1 kilometer dengan sistem persinyalan Kendali Kereta Berbasis Komunikasi (CBTC) dan sistem operasi otomatis tingkat 2.

Fase 2 terdiri dari dua tahap yaitu fase 2A dan fase 2B. Untuk fase 2A terdiri dari tujuh stasiun bawah tanah (Thamrin, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, dan Kota) dengan total panjang jalur sekitar 5,8 kilometer.

Sedangkan Fase 2B terdiri dari dua stasiun bawah tanah (Mangga Dua dan Ancol) dan satu depo di Ancol Barat dengan total panjang jalur sekitar enam kilometer. Saat ini, fase tersebut sedang dalam tahap studi kelayakan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.