Kompas.com - 01/07/2022, 12:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto meminta kerja sama Pemerintah Daerah (Pemda) di provinsi penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam penyusunan tata ruang.

Sebab, dia memproyeksikan adanya perpindahan penduduk yang masif ke wilayah IKN, terutama Sulawesi Barat (Sulbar).

Dengan adanya fenomena tersebut, maka terdapat pemenuhan kebutuhan pokok juga bagi mereka. 

"Saya berharap bisa bekerja sama dengan kepala daerah untuk menyusun tata ruang yang mengantisipasi seluruh kebutuhan ini,” ungkap dia dikutip dari laman Kementerian ATR/BPN, Jumat (1/7/2022).

Menurutnya, dengan Reforma Agraria, di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) maupun Kawasan Penyangga IKN dapat menghasilkan penataan aset dan akses.

Baca juga: Tahun 2045, IKN Nusantara Ditargetkan Masuk 10 Besar Kota Paling Layak Huni

Dengan demikian, perkembangan ekonomi dan sosial di wilayah tersebut bisa menjadi lebih optimal.

Hadi meminta agar para Gubernur sebagai Ketua Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) di seluruh Indonesia wajib mendukung dan menyukseskan pembangunan KIPP dan Penyangga IKN.

Direktur Jenderal (Dirjen) Penataan Agraria Kementerian ATR/BPN Andi Tenrisau mengungkapkan, hasil dari Reforma Agraria ini nantinya dapat diarahkan untuk mendukung IKN.

“Sebagai kawasan Penyangga, Sulbar berjarak 4 jam melalui Selat Makassar. Artinya, pada tahap pembangunan IKN ini kita bisa menyuplai kegiatan tertentu yang bisa memakmurkan masyarakat,” terang Andi.

Pada kesempatan yang sama, Pejabat (Pj) Gubernur Sulbar Akmal Malik menyampaikan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) kepada Kementerian ATR/BPN dalam rangka menyukseskan pembangunan KIPP dan Penyangga IKN.

"Pemprov Sulbar akan membantu tugas-tugas Pak Menteri yang ditugaskan Bapak Presiden untuk memberi dukungan terhadap pembangunan IKN," kata Akmal.

Adapun pembangunan IKN merupakan salah satu dari tiga prioritas Hadi dalam Program Strategis Nasional (PSN) Reforma Agraria.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.