Bareng Korsel, Pemerintah Jalin Kerja Sama Manajemen Jalan hingga Smart City di IKN

Kompas.com - 23/06/2022, 12:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menjalin kerja sama hibah dengan Kementerian Konstruksi dan Perhubungan Korea Selatan Korea Selatan (Korsel) dalam bidang infrastruktur.

Dua kerja sama yang sedang berlangsung tersebut adalah Manajemen Terpadu untuk Structural Health Monitoring System (SHMS) untuk jembatan nasional di Indonesia.

Kemudian, penyusunan Masterplan dan Pilot System Intelligent Transport Systems (ITS) untuk Area Metropolitan Jakarta.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menuturkan, Kementerian PUPR akan mengirimkan 25 young engineer (insinyur muda) ke Korsel untuk menjalani training (pelatihan) terkait smart city (kota cerdas) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Selain itu, 14 insyinur muda yang juga akan ke Korsel untuk belajar mengenai SHMS jembatan.

"Ini merupakan bentuk kerja sama yang lebih konkret selain diskusi-diskusi yang kita lakukan pada seminar atau konferensi,” kata Basuki dikutip dari laman Kementerian PUPR, Kamis (23/6/2022).

Baca juga: Kata Jokowi, Pembangunan Infrastruktur Dasar IKN Sudah Dimulai, Apa Saja?

Selain itu, terdapat juga tiga hibah yang saat ini sedang dalam proses pipeline yaitu feasibility study (studi kelayakan) dan Basic Design Immersed Tunnel Teluk Balikpapan (Jalan Tol Akses IKN).

Kemudian, pembentukan Manajemen Konstruksi Digital dan Hijau di Indonesia, dan pembentukan Sistem Informasi Jalan Tol di Indonesia.

“Selain SHMS dan ITS, akan diprioritaskan juga feasibility study dan basic design (desain dasar) untuk jalan akses IKN. Karena, kami akan memulai pembangunan infrastruktur dasar pada Agustus 2022 mendatang,” terang Basuki.

Sehubungan pembangunan IKN, Assistant Minister for Road Lee Yoon-Sang mengungkapkan telah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Indonesia dan Korsel.

“Setelah seminar konferensi pada 21 Juni, kami juga akan melakukan technical study (studi teknis ke IKN pada hari berikutnya," kata Lee.

Kemudian, para direksi dan peneliti dari Korsel akan ikut ke lokasi untuk menggali lebih banyak ekspansi kolaborasi antara kedua negara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.