Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - Diperbarui 05/02/2023, 18:43 WIB
Masya Famely Ruhulessin

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Septic tank merupakan tangki kedap air yang fungsinya untuk menampung dan mengolah limbah kotoran manusia dalam skala rumah tangga.

Setiap rumah yang sudah memiliki jamban harus memiliki septic tank guna mewujudkan hunian yang bersih dan layak.

Agar tidak keliru membangun septic tank yang, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi seperti dilansir dari akun twitter National Affordable Housing Program (NAHP) Kementerian PUPR.

Baca juga: Sudah Tahu Risiko Septic Tank yang Tidak Pernah Disedot?

Hal pertama yang harus diperhatiana adalah posisi septic sank. Posisinya harus lebih rendah dari kloset agar kotoran mudah masuk ke dalamnya.

Kemudian, sebuah septic tank harus memiliki saluran udara yang baik agar kedepannya fasilitas ini tidak akan meledak.

Hal ini karena air limbah yang ditampung dalam tangki septic tank menghasilkan gas methana (CH4). Bila tidak ada jalan keluar bagi gas ini, maka septic tank bisa meledak.

Saat dibangun, bagian dasar septic tank wajib menggunakan pasangan satu bata dan diberi alas dengan nat adukan semen serta pasir.

Baca juga: Simak, Ini Alasan Mengapa Septic Tank Bisa Meledak

Septic tank juga wajib dibuat dengan galian tanah yang tegak lurus sedalam 1,5 meter, lebar 1,3 meter, dan panjang 2,2 meter.

Di dalam area septic tank, ruang harus dibagi menjadi dua bagian. Ruang pertama akan difungsikan untuk menampung limbah padat, sementara ruang kedua akan menampung cairan limbah.

Pasang pipa mendatar untuk membuat limpahan air dari ruang pertama menuju ruang kedua. Sehingga jika air di ruang pertama penuh, dapat mengalir ke ruang kedua.

Saat dilakukan pengecoran, septic tank wajib memikiki ketebalan maksimal 10 centimeter. Dinding dan lantai septic tank juga harus diplester.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com