Ada Bagian Tanah Tol Semarang-Demak Seksi 1 Musnah, Pemerintah Siapkan Perpres

Kompas.com - 28/01/2022, 18:00 WIB
Jalan Tol Semarang-Demak Kementerian PUPRJalan Tol Semarang-Demak

JAKARTA, KOMPAS.com - Persoalan yang dihadapi pemerintah soal lahan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1 Kaligawe-Sayung telah ditemukan solusinya.

Hal ini menyusul terdapat lahan Seksi 1 yang statusnya merupakan tanah musnah. Sebelumnya, lahan tersebut masih berupa daratan, namun kini sudah terendam air laut.

Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Triono Junoasmono mengatakan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1 Kaligawe-Sayung memiliki panjang 10,64 kilometer.

Sumber pendanaannya dari pemerintah China berupa pinjaman sebesar Rp 10,9 triliun dan baru penandatanganan kontrak pada 24 Januari 2022.

Baca juga: Lahan Tol Semarang-Demak Seksi 1 Terendam Air Laut

Targetnya bisa selesai konstruksi pada akhir tahun 2024 dan akan beroperasi pada awal tahun 2025 mendatang.

"Masalah utama Seksi 1 adalah masalah lahan karena sebelumnya ada tanah sekarang jadi laut atau tanah musnah," kata Triono dikutip dari laman Kementerian PUPR saat kunjungan kerja (Kunker) Komisi V DPR RI ke Tol Semarang-Demak, Kamis (27/01/2022).

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DI Yogyakarta Wida Nurfaida mengatakan, tanah yang sudah tertutup air laut pada Seksi 1 itu bersertifikat milik warga.

"Di Seksi 1 terdapat 5 kepemilikan sertifikat tanah, namun tertutup oleh air laut. Tanah tersebut tidak bisa dibayarkan seluruhnya (ke warga) karena tidak dimungkinkan untuk pengukuran," bebernya.

Bupati Demak Esti'anah menjelaskan, permasalahan tanah musnah di Kabupaten Demak terjadi karena penurunan air tanah dan peningkatan air laut.

"Harapan kami agar masyarakat mendapatkan ganti untung yang semestinya," jelasnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.