Terbukti Mencuri 21 SHGB dan SHM tapi Dituntut Bebas, Pengacara: Ini Baru Pertama Kalinya di Sumut

Kompas.com - 09/01/2022, 21:28 WIB

MEDAN, KOMPAS.com - Chandra Priono Naibaho dan Riachad Sihombing dilaporkan Longser Sihombing ke Komisi Kejaksaan (Komjak), Kejaksaan Agung (Kejagung), Ombudsman, dan Komisi III DPR RI.

Pasalnya, Chandra dan Riachad sebagai penuntut umum dalam perkara pemalsuan akta dengan terdakwanya Lim Kok Liong Alias David Putra Negoro menuntut bebas atau onslag van recht vervolging.

Kedua penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Medan ini beralasan, tuntutan hukum atas perbuatan yang dilakukan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan. Namun, terdakwa tidak dapat dijatuhi pidana karena perbuatannya bukan tindak pidana, melainkan perbuatan perdata.

Longser sebagai penasihat hukum dari Jong Nam Liong, Mimiyanti, dan Yong Gwek Jan pun tak terima.

Baca juga: Ribuan Izin Tambang dan HGU Perkebunan Dicabut, Siapa Ketiban Untung?

Dia menuding jaksa mengabaikan hasil penyidikan, penelitian berkas P16, dan fakta persidangan sesuai Pasal 184 KUHAP. Lima alat bukti sudah sah, salah satunya adalah keterangan saksi.

"Kami menduga ada permainan sampai jaksa menuntut onslag. Saya lagi di Jakarta ini, membuat pengaduan semua," kata Longser kepada Kompas.com, Kamis (6/1/2022) malam.

Menurut dia, semua laporannya diterima pejabat terkait menyatakan akan segera meneliti dan menindaklanjuti.

"Semoga Komjak dan Kejagung bekerja profesional supaya kebenaran terbukti," katanya lagi.

Longser menuturkan, dalam persidangan, jaksa menilai terdakwa telah mencuri Sertifikat Hak Milik (SHM) dan Serifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) atas nama Jong Tjin Boen yang tak lain ayah kandung terdakwa.

Korban semasa hidupnya menyimpan semua surat penting miliknya dalam brankas di rumahnya yang berada di Jalan Juanda 3 Nomor 30-C, Kota Medan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.