Kompas.com - 28/10/2021, 10:30 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Investasi/BKPM telah meluncurkan sistem Online Single Submission-Risk Based Approach (OSS-RBA) atau perizinan berusaha satu pintu.

Sistem yang diluncurkan pada bulan Agustus 2021 ini menggunakan pendekatan berbasis risiko. Kehadirannya pun secara resmi menggantikan sistem OSS v.1.1.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal ini sejalan dengan tujuan diterbitkannya Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020 untuk mempermudah proses perizinan berusaha sehingga dapat mendorong pertumbuhan iklim investasi di tanah air.

Baca juga: Gandeng XL Axiata, Suryacipta Kembangkan Jaringan Fiber Optik di Karawang

Menyambut aturan baru ini, PT Suryacipta Swadaya (Suryacipta) melalui Suryacipta Centre of Information (SCI) bekerjasama dengan Kementerian Investasi/BKPM dan PT Cekindo Business International (Cekindo) menyelenggarakan Webinar.

Tema yang diangkat adalah “Waltz Through Online Single Submission-Risk Based Approach (OSS-RBA)” pada Rabu (27/10/2021).

Acara ini diadakan secara hybrid dan dihadiri oleh pelaku industri dari berbagai sektor termasuk tenant Suryacipta City of Industry.

Head of Consulting Cekindo Pandu Biasramadhan memaparkan realisasi investasi pada semester pertama tahun 2021 telah mencapai 49,2 persen atau sebesar Rp 442,8 triliun Rupiah dari total target senilai Rp 900 triliun. 

Investasi ini telah menyerap setidaknya 311.793 tenaga kerja lokal diberbagai sektor industri.

Selain itu, berdasarkan distribusinya lokasi investasi tidak lagi terpusat di Pulau Jawa karena sekitar 51,5 persen berlokasi diberbagai daerah di Indonesia,” ujar Pandu.

Tahun 2020, indeks kemudahan berusaha yang dirilis oleh Bank Dunia mencatat bahwa Indonesia telah menunjukan adanya perbaikan dan peningkatan dibeberapa indikator.

Tidak puas sampai disitu, pemerintah Indonesia terus meningkatkan pelayanan, tata kelola dan melakukanperbaikan demi menciptakan iklim investasi yang lebih baik.

Sementara itu, Senior Marketing Manager Suraycipta Indra Wicaksana, dalam sambutannya menyampaikan perusahaan punya komitmen untuk membantu pemerintah memudahkan kemudahan berinvestasi.

“Suryacipta punya 2 kawasan yaitu Suryacipta City of Industry dan Subang Smartpolitan. Kami  mendukung pemerintah untuk mewujudkan kemudahan berinvestasi dengan terus memberi pelayanan dan fasilitas terbaik bagi para tenant dan investor,” jelas Indra.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.