Kompas.com - 25/10/2021, 12:30 WIB
Evergrande, perusahaan raksasa properti China yang mempunyai utang Rp 4.200 triliun. AA/MIGUEL CANDELA POBLACION via DW INDONESIAEvergrande, perusahaan raksasa properti China yang mempunyai utang Rp 4.200 triliun.

JAKARTA, KOMPAS.com - Turunnya kasus harian Covid-19 sehingga terjadinya pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada Oktober 2021 ke level 2, kembali menggiatkan pertumbuhan ekonomi Nasional.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhannya bahkan mencapai 7,07 persen pada triwulan II-2021 lebih tinggi ketimbang periode yang sama tahun 2020.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Padahal sebelumnya sempat terkontraksi sebesar 5,32 persen pada triwulan II-2020 terhadap triwulan II-2019.

Pertumbuhan signifikan terjadi di bidang transportasi dan pergudangan (25,1 persen) hingga industri pengolahan (6,58 persen).

Baca juga: Kepercayaan Pasar Meningkat, Investasi Properti Terus Mengalir

Tren perbaikan ekonomi makro dan stabilitas keuangan Indonesia erat kaitannya dengan perkembangan sektor properti.

Kenaikan kurva ekonomi secara tidak langsung memberikan multiplier effect pada pergerakan lanjutan di sektor properti.

Namun kasus gagal bayar hutang Evergrande, sejumlah 300 miliar dolar AS atau sekitar Rp 4.290 triliun ini dikhawatirkan bisa berimbas ke Indonesia.

Country Head Knight Frank Indonesia Willson Kalip menyebutkan Indonesia harus waspada dengan dampak negatif dari kasus utang Evergrande.

“Indonesia harus waspada dalam menghadapi dampak negatif dari Evergrande, yang berhubungan erat dengan jumlah investasi asing ke Indonesia," ujar Willson dalam rilis yang diterima Kompas.com, Senin (25/10/2021).

Namun, bangkitnya sektor properti dalam negeri bisa meminimalisasi risiko dampak kasus Evergrande.

Baca juga: Investasi Properti Diprediksi Kembali Meroket Tahun 2022

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.