Mart Polman
Direktur Utama Lamudi

Lahir di Belanda, April 1990, Mart Polman menyelesaikan pendidikan S1 Binsis Manajemen Internasional di Universitas Groningen, Belanda, pada 2014. Pada tahun yang sama, Mart menempuh pendidikan S2 Sekolah Bisnis dan Manajemen Universitas Rotterdam, Belanda, dan lulus pada 2015.

Sebelum menjadi Direktur Utama Lamudi pada 2015 hingga sekarang, Mart tercatat pernah mendirikan ChillSuits pada 2013, dan TruQ pada 2012. 

Digitalisasi Buka Peluang Baru bagi Pasar Properti

Kompas.com - 18/10/2021, 12:30 WIB
Ilustrasi digitalisasi DOK. SHUTTERSTOCKIlustrasi digitalisasi

BERTAMBAHNYA pengguna internet, yang mencapai 202,6 juta orang pada tahun 2021 Indonesia memasuki periode ideal untuk mewujudkan aspirasi menjadi raksasa ekonomi digital Asia.

Hal ini sejalan dengan prioritas Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memberikan perhatian khusus pada ekonomi digital dengan adanya aspirasi untuk menjadikan Indonesia dengan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2025.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Upaya untuk mencapai aspirasi ini tentunya bukan tugas pemerintah saja. Yang perlu digarisbawahi adalah bahwa peran swasta sangatlah penting dalam transformasi Indonesia menjadi ekonomi digital yang mumpuni.

Berlandaskan fakta ini, perusahaan teknologi di Indonesia memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam mengedukasi masyarakat untuk memanfaatkan teknologi dan mempersiapkan sumber daya manusia yang kompetitif pada era digitalisasi ekonomi.

Sinergi ini sangat diperlukan demi mencapai keinginan memajukan sektor ekonomi prioritas yang tercantum dalam skema Roadmap Digital Indonesia 2021-2024.

Skema Roadmap Digital Indonesia 2021-2024 menggarisbawahi sektor ekonomi prioritas pemerintah untuk transformasi digital.

Menteri Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G Plate memaparkan bahwa 10 sektor ekonomi tersebut adalah pariwisata, perdagangan, keuangan, media dan hiburan digital.

Kemudian pertanian dan perikanan, real estat dan perkotaan, pendidikan, kesehatan, perindustrian dan pemerintahan.

Tentunya untuk mengalihkan sektor prioritas ke ranah digital bukanlah pekerjaan mudah, karena adanya unsur ketakutan dari masyarakat.

Ketakutan itu adalah tentang kemungkinan pengalihan industri dari sektor padat karya menjadi berbasis teknologi dan kurangnya edukasi mengenai keunggulan pemanfaatan teknologi itu sendiri.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.