Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Demi Tekan Kemacetan di Gerbang Tol, Menhub: Tak Boleh Lagi "Tapping"

Kompas.com - 07/05/2024, 13:18 WIB
Muhdany Yusuf Laksono

Penulis

KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebut perlu ada pola transaksi baru di gerbang tol, khususnya di KM 70 dan KM 414.

Pasalnya, sistem transaksi melalui tapping kartu uang elektronik (e-toll) memicu kepadatan dan kemacetan di gerbang tol.

Hal itu pun menjadi catatan evaluasi pemerintah berdasarkan hasil survei pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran tahun 2024.

"Kita tidak boleh lagi menggunakan tapping. Kilometer 70, Kilometer 414, itu panjang sekali," ujar Budi dalam keterangan pers usai menghadiri Rapat Terbatas Evaluasi Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran Tahun 2024, di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (06/05/2024).

Untuk itu, menurut dia, ke depannya gerbang tol di KM 70 dan KM 414 menerapkan sistem On Board Unit (OBU) atau transaksi non-tunai nirsentuh tanpa setop.

"Dengan sistem OBU seperti itu, maka kendaraan bisa langsung lewat dan langsung tercatat, berapa yang mereka harus bayar. Ini membuat kelancaran di Kilometer 70 dan Kilometer 414 itu terjadi dengan baik," pungkas Menhub.

Baca juga: Pemerintah Akan Tambah Rest Area di Jalan Tol Arah Cipali maupun Merak

Sebetulnya pemerintah melalui Kementerian PUPR tengah melaksanakan uji coba sistem transaksi non-tunai nirsentuh tanpa setop yakni Multi Lane Free Flow (MLFF) di Jalan Tol Bali-Mandara.

Namun sebelum diterapkan di seluruh jalan tol Indonenesia, sistem MLFF dinilai masih perlu masa transisi sembari mengevaluasi dan menyempurnakannya dalam uji coba.

Adapun masa transisi yang dimaksud dalam bentuk penerapan Single Lane Free Flow (SLFF) with barrier.

Sebagaimana pernah disampaikan Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Unsur Masyarakat Tulus Abadi, roadmap penerapan MLFF di Indonesia masih akan terus berjalan hingga tahun 2028.

"Masih banyak yang harus dievaluasi karena ini transisi juga tadi dengan SLFF salah satunya adalah untuk transitional. Karena kalau penerapan MLFF-nya masih jauh. Kalau menurut roadmap-nya di PUPR di BPJT sampai 2028," tuntasnya pada Senin (25/3/2024).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com