Kompas.com - 24/09/2021, 10:00 WIB
Foto udara pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta, Jumat (17/9/2021). Progres pembangunan Jakarta International Stadium berkapasitas 82.000 penonton yang digarap oleh PT Jakarta Propertindo itu pada minggu ke-105 telah mencapai 70,8 persen. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/hp. Hafidz Mubarak AFoto udara pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta, Jumat (17/9/2021). Progres pembangunan Jakarta International Stadium berkapasitas 82.000 penonton yang digarap oleh PT Jakarta Propertindo itu pada minggu ke-105 telah mencapai 70,8 persen. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, hingga saat ini progres pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) telah mencapai 71,75 persen.

"Pagi tadi saya meninjauh progres pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) yang sudah sampai 71,75 persen," kata Anies seperti dikutip melalui laman instagram resminya @aniesbaswedan, Kamis (23/09/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Anies menargetkan, lapangan yang menjadi kebanggaan bagi warga Jakarta tersebut dapat dioperasikan pada akhir tahun 2021.

"Targetnya lapangan utama selesai terpasang pada akhir Oktober ini dan insya Allah sudah bisa bermain di lapangan utama pada tahun ini," ujarnya.

Baca juga: Libatkan 5 Gubernur, Jakarta International Stadium Dibangun Selama 11 Tahun

Sementara itu, Project Manager Jakarta International Stadium (JIS) Arry Wibowo mengatakan hingga saat ini pengerjaan proyek JIS telah memasuki tahap uji coba pemasangan rumput hybrid di lapangan utama, Minggu (20/9/2021).

Menurutnya sebelum dilakukan pemasangan rumput hybrid, pihaknya juga lebih dulu melakukan pengerjaan konstruksi lainnya untuk memperkuat struktur lapangan sekaligus memenuhi standar Fédération Internationale de Football Association (FIFA).

Gunanya agar pada saat hujan lapangan tidak becek, karena bisa menyerap dalam hitungan detik. Lalu ada penyiraman otomatis melalui sprinkler untuk menjaga standar FIFA yang harus kita penuhi.

"Alhamdullilah saat ini sudah bisa kita lakukan ujicoba pemasangan," kata Arry dalam keterangannya yang diterima Kompas.com, Kamis (23/09/2021).

Arry menjelaskan bahwa JIS akan menggunakan rumput hybrid dengan komposisi 5 persen adalah rumput sintetis asal Italia berjenis Limonta dan 95 persennya rumput alami dengan jenis variestas Zoysia Matrella yang di datangkan langsung dari Boyolali, Jawa Tengah.

Baca juga: Raih Skor 63 Platinum, JIS Jadi Ruang Publik Pertama Berlabel Green Building

Salah satu kelebihan rumput hybrid yaitu lapangan dapat digunakan hingga 1.000 jam pertandingan bila dibandingkan hanya menggunakan rumput natural, yakni hanya 300 jam pertandingan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.