Ini Rincian Lima Kawasan Transit Oriented Development MRT Jakarta

Kompas.com - 30/07/2021, 13:00 WIB
Warga membawa sepeda non-lipat masuk di gerbong kereta MRT, Jakarta Selatan, Kamis (25/3/2021). Sepeda non-lipat diperbolehkan masuk MRT pada jam khusus yaitu Senin-Jumat, dengan pengecualian jam sibuk pukul 07.00-09.00 WIB dan pukul 17.00-19.00 WIB. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOWarga membawa sepeda non-lipat masuk di gerbong kereta MRT, Jakarta Selatan, Kamis (25/3/2021). Sepeda non-lipat diperbolehkan masuk MRT pada jam khusus yaitu Senin-Jumat, dengan pengecualian jam sibuk pukul 07.00-09.00 WIB dan pukul 17.00-19.00 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT MRT Jakarta (Perseroda) akan membangun kawasan Transit Oriented Development (TOD) di lima titik Jakarta.

Kelima titik tersebut berada di Blok M, Lebak Bulus, dan Fatmawati di Jakarta Selatan, serta Dukuh Atas dan Istora Senayan di Jakarta Pusat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ini merupakan penugasan yang diberikan perseroan berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penugasan Terbatas Perseroan Mass Rapid Transit Jakarta Sebagai Pengelola Kawasan Berorientasi Transit Koridor Utara-Selatan Mass Rapid Transit Jakarta.

Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, masing-masing kawasan memiliki tema dan Panduan Rancang Kota (PRK) terkait pengembangan ini sudah diterbitkan.

"Sehingga, kita (MRT Jakarta) dalam proses implementasi," ujar William dalam webinar Forum Jurnalis, Jumat (30/07/2021).

Untuk kawasan Blok M mengusung tema "Kota Taman di Selatan Jakarta", Fatmawati dengan tema "Sub-Pusat Selatan Kota Jakarta yang Dinamis dan Progresif", dan Lebak Bulus bertemakan "Gerbang Selatan Jakarta".

Sementara kawasan Dukuh Atas dan Istora Senayan masing-masing tema yang diusung adalah "Kolaborasi Gerak" dan "Beranda Pelita Jakarta".

Baca juga: Mulai Kamis, MRT Jakarta Layani Vaksinasi On The Spot di Stasiun Blok A

Misalnya di Dukuh Atas, MRT Jakarta mengembangkan transport hub yang lokasinya berada di Jalan Blora, depan Stasiun Sudirman, eks-Pasar Blora.

Transport hub adalah titik pertukaran kendaraan dan titik transit yang mana di dalamnya ada interaksi masyarakat menggunakan transit.

William menegaskan, di transport hub ini, akan disediakan sedikit tempat parkir karena diutamakan bagi masyarakat yang menggunakan transportasi publik dengan berjalan kaki atau bersepeda.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.