Kabar Terbaru Proyek Sistem Transaksi Tol Non-tunai Berbasis MLFF

Kompas.com - 31/05/2021, 06:00 WIB
Suasana Gerbang Tol (GT) Salatiga Ruas Tol Bawen-Salatiga, Jawa Tengah, Sabtu (17/6/2017). Ruas tol ini akan dibuka secara fungsional pada H-7 hingga H+7 Lebaran. KOMPAS.com/ RODERICK ADRIAN MOZESSuasana Gerbang Tol (GT) Salatiga Ruas Tol Bawen-Salatiga, Jawa Tengah, Sabtu (17/6/2017). Ruas tol ini akan dibuka secara fungsional pada H-7 hingga H+7 Lebaran.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sistem pembayaran tol non-tunai nirsentuh berbasis Multi Lane Free Flow (MLFF) dengan teknologi global navigation satellite system (GNSS) akan diimplementasikan pada 2022.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danang Parikesit memastikan hal itu ketika menjawab pertanyaan Kompas.com, pekan lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Danang, instalasi dan konstruksi perangkat keras yang mendukung sistem transaksi MLFF ini akan dimulai pada kuartal IV-2021.

"Dengan demikian, pada tahun 2022 mendatang sudah diimplementasikan 50 persen," ujar Danang.

Baca juga: MLFF Diterapkan Tahun 2022, Pemerintah Pastikan Tarif Tol Tak Berubah

Tahun ini juga, BPJT menargetkan disepakatinya kerangka acuan keuangan atau financial framework antara Badan Usaha Pelaksana (BUP) Roatex Ltd Zrt dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) pemilik konsesi 40 ruas Tol Jadebotabek, Tol Trans-Jawa, dan Tol Bali Mandara.

 

Untuk diketahui, proyek ini merupakan prakarsa dari badan usaha (unsolicited project) asal Hongaria, yakni Roatex Ltd Zrt yang telah disetujui sebagai pemrakarsa proyek sejak 31 Oktober 2019.

Hingga akhirnya, Roatex Ltd Zrt ditetapkan sebagai pemenang lelang Badan Usaha Pelaksana Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) pada 27 Januari 2021.

Keputusan pemenang ini dikukuhkan melalui Surat Penetapan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor: PB.02.01-Mn/132 tanggal 27 Januari 2021.

Proyek KPBU senilai Rp 6,4 triliun untuk masa konsesi 10 tahun ini dilandasi Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 16 Tahun 2017 tentang Transaksi Tol Nontunai.

Baca juga: Begini Proses Transaksi Tol Tanpa Setop Berbasis MLFF

Untuk tahap awal, implementasi sistem transaksi tol tanpa setop ini akan dilakukan di 40 jalan tol eksisting di Pulau Jawa dan Bali.

Dengan mengadopsi sistem ini, pengalaman yang didapat pengguna jalan tol atau user experience akan berbeda dibanding sistem transaksi konvensional.

Pengguna jalan tidak lagi harus melakukan penempelan uang elektronik di gerbang tol (GT), tetapi terdeteksi oleh sensor kamera pintar berteknologi GNSS.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.