Ekuitas Kecil, Adhi Karya Bakal Lebih Selektif Investasi Infrastruktur

Kompas.com - 22/04/2021, 12:00 WIB
Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 3 (Jantho-Indrapuri). Dok. PT Hutama Karya (Persero).Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 3 (Jantho-Indrapuri).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Adhi Karya (Persero) Tbk bakal lebih hati-hati dalam berinvestasi pada proyek infrastruktur Tahun 2021.

Direktut Utama Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson mengatakan, hal ini karena nilai ekuitas Perseroan sangat kecil yaitu senilai Rp 5,6 triliiun.

Entus mengatakan, nilai ekuitas tersebut merupakan terbuncit dibandingkan dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karya lainnya di bidang konstruksi.

"Nah, ini yang membuat kami harus hati-hati dalam melakukan treatment investasi. Kalau pun kami harus masuk (investasi), tentu yang exit-nya harus mudah," tutur Entus.

Ini artinya, Adhi Karya akan berinvestasi pada proyek infrastruktur dengan potensi menjanjikan.

Misalnya, proyek tersebut memiliki internal rate of return (IRR) maupun lalu lintas harian rata-rata (LHR) yang tinggi.

Baca juga: Laba Bersih Adhi Karya Anjlok 96 Persen

Dengan demikian, Adhi Karya akan menyesuaiakan pembangunan proyek infrastruktur tahun ini dengan kemampuan finansial perseroan.

Selain mencatatkan ekuitas kecil, perseroan juga menorehkan penurunan laba bersih yang cukup drastis yakni pada level Rp 23,7 miliar.

Perolehan laba bersih tersebut merosot tajam sebesar 96 persen dibandingkan Tahun 2019 yaitu senilai Rp 665,1 miliar.

Meski begitu, kata Entus, Adhi Karya masih bisa menorehkan laba bersih di tengah Pandemi Covid-19.

Hal itu dilatarbelakangi dengan pembuatan scenario planning (perencanaan skenario) per tiga bulan ke depan.

Contoh perencanaan skenario yang dilakukan adalah efisiensi untuk menutup biaya yang muncul akibat penanganan Panddemi Covid-19 di lingkungan kerja serta memanfaatkan berbagai sistem IT.

Penurunan juga terjadi pada pendapatan (revenue) perseroan sepanjang Tahun 2020 yaitu sebanyak 29,3 persen atau senilai Rp 12,3 triliun.

Adpaun total aset perseroan pada Desember 2020 mencapai Rp 38 triliun atau meningkat 4,3 persen dibandingkan Desember 2019 yakni Rp 36,5 triliun.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X