Kompas.com - 21/04/2021, 12:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Adhi Karya (Persero) Tbk mencatatkan laba bersih sebesar 23,7 miliar selama Tahun 2020.

Direktur Utama Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson mengungkapkan itu dalam webinar Mengukur Infrastruktur, Rabu (21/04/2021).

"Laba bersihnya (tahun 2020) hanya sebesar Rp 23,7 miliar. Ini fakta yang kami hadapi," tutur Entus.

Perolehan laba bersih tersebut anjlok sebesar 96 persen dibandingkan Tahun 2019 yaitu senilai Rp 665,1 miliar.

Meski begitu, kata Entus, Adhi Karya masih bisa menorehkan laba bersih di tengah Pandemi Covid-19.

Hal itu dilatarbelakangi dengan pembuatan scenario planning (perencanaan skenario) per tiga bulan ke depan.

Baca juga: Adhi Karya Dapat Kontrak Baru Senilai Rp 19,7 Triliun

Contoh perencanaan skenario yang dilakukan adalah efisiensi untuk menutup biaya yang muncul akibat penanganan Panddemi Covid-19 di lingkungan kerja serta memanfaatkan berbagai sistem IT.

Penurunan juga terjadi pada pendapatan (revenue) perseroan sepanjang Tahun 2020 yaitu sebanyak 29,3 persen atau senilai Rp 12,3 triliun.

Selain itu, ekuitas perusahaan juga merosot sebesar 18,4 persen atau senilai Rp 5,6 triliun dibandingkan Tahun 2019 sebesar Rp 6,8 triliun.

Fenomena itu terjadi karena perseroan memberlakukan PSAK 72 pada sektor properti.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.