Saham Waskita di Tol Semarang-Batang dan Cinere-Serpong Dilepas ke SMI

Kompas.com - 13/04/2021, 11:00 WIB
Penandatanganan PPJB PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Toll Road (WTR) dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Dok. PT Waskita Karya (Persero) Tbk.Penandatanganan PPJB PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Toll Road (WTR) dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Waskita Toll Road (WTR) telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Bersyarat (PPJB) atau Conditional Sale Purchase Agreement (CSPA) untuk transaksi konversi saham (share swap) dan divestasi pembayaran tunai.

Penandatanganan PPJB ini merupakan perjanjian divestasi 20 persen saham milik WTR di Jalan Tol Semarang-Batang (JSB) dan 4,99 persen saham milik WTR di Tol Cinere-Serpong kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI.

Director Business Development & QHSE PT Waskita Karya (Persero) Tbk Fery Hendriyanto mengatakan, SMI memiliki 10,62 persen saham di WTR.

"Nilai transaksi konversi 10,62 persen saham SMI di WTR sebesar Rp 2,69 triliun yang dilaksanakan dalam dua tahap," kata Ferry dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (13/04/2021).

Baca juga: Rugi Rp 7,38 Triliun, Bos Waskita Blak-blakan Ungkap Penyebabnya

Tahap pertama dilakukan melalui konversi 6,12 persen saham SMI di WTR sebesar Rp 1,55 triliun dengan dua Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Rinciannya, 13,2 persen kepemilikan saham WTR di PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) atau setara Rp 1 triliun dan seluruh saham WTR di PT Cinere Serpong Jaya (CSJ) sebesar Rp 550 miliar.

Setelah menandatangani CSPA, WTR masih harus melakukan pemenuhan persyaratan administrasi dan memastikan proses divestasi dilakukan secara tepat dan mematuhi ketentuan berlaku.

“Hal itu (pemenuhan persyaratan administrasi) dilakukan sebelum penandatanganan Sale Purchase Agreement (SPA) antara kami dengan PT SMI," tutur Direktur Utama WTR Septiawan Andri.

Septiawan melanjutkan, kegiatan divestasi ini merupakan strategi WTR untuk mengoptimalisasi portofolio konsesi jalan tol yang dimiliki.

Selain itu, demi mendukung percepatan penyelesaian konstruksi jalan tol sebagai bagian dari dukungan terhadap rencana Pemerintah dalam bidang infrastruktur.

Menurut Septiawan, program divestasi ruas tol Waskita terus berproses dan tahun 2021 ini perseroan akan merealisasikan pelepasan kepemilikan saham di 9 ruas tol di Pulau Jawa dan Sumatera.

Divestasi tersebut rencananya dilaksanakan melalui kerjasama dengan Indonesia Investment Authority (INA) dan diharapkan dapat memperoleh pendanaan sebesar Rp 10-11 triliun.

Tak hanya dengan INA saja, rencana realisasi divestasi juga melalui skema tender terbuka kepada investor dalam dan luar negeri dan melalui skema Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT).

Dana tunai hasil divestasi tersebut akan digunakan untuk pelunasan kewajiban kepada kreditur dan sebagai modal kerja menyelesaikan proyek tol yang sedang dikerjakan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X