Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER PROPERTI] Rumah Subsidi Rp 150 Juta Bergaya Arsitektur Jepang

Kompas.com - 05/02/2021, 11:18 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Apa yang terlintas dalam benak Anda ketika disodorkan rumah subsidi?

Mungkin Anda akan berpikir, rumah subsidi dirancang ala kadarnya dengan kualitas lingkungan seadanya.

Pendapat Anda tak sepenuhnya salah, namun PT Andara Rejo Makmur justru membangun rumah subsidi dengan arsitektur bergaya khas Jepang.

Nama rumah subidi ini Andara Terrace Residence.

Artikel tersebut menjadi berita terpopuler di kanal Properti Kompas.com edisi Jumat (5/2/2021).

Lantas, seperti apa sentuhan arsitektur Jepang yang ada di Andara Terrace Residence? 

Informasi selengkapnya bisa Anda dapatkan melalui tautan ini Tak Biasa, Rumah Subsidi Rp 150 Juta Ini Bergaya Arsitektur Negeri Sakura

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A Djalil menegaskan, tidak benar BPN akan menarik sertifikat fisik (lama).

Menurut Sofyan, semua sertifikat lama masih tetap berlaku sampai dengan proses transformasi tuntas dalam bentuk elektronik (digital).

Dia menjelaskan, sertifikat tanah elektronik atau sertifikat-el merupakan bagian dari transformasi layanan pertanahan.

Selama tahun 2019-2020, Kementerian ATR/BPN telah memberlakukan layanan elektronik.

Apa saja layanan sebelum berlakunya sertifikat elektronik? Dapatkan jawabannya di sini Sofyan Djalil Tegaskan BPN Tidak Akan Menarik Sertifikat Fisik

Sertifikat tanah elektronik yang akan menggantikan sertifikat tanah konvensional atau analog dianggap hanya ramah untuk masyarakat kelas menengah di perkotaan.

Sebaliknya, sertifikat tersebut sulit diberlakukan bagi kalangan marjinal di kota dan masyarakat miskin di daerah-daerah pedesaan.

"Sistem digitalisasi hanya akan ramah terhadap masyarakat perkotaan, kelas menengah ke atas dan badan-badan usaha besar," kata Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Dewi Kartika kepada Kompas.com, Kamis (04/02/2021).

Selanjutnya baca di sini Sertifikat Tanah Elektronik Dianggap Hanya Cocok untuk Kelas Menengah Kota

 

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com