Jokowi: Tol Kayu Agung-Palembang Hemat Waktu Tempuh hingga 75 Persen

Kompas.com - 26/01/2021, 13:00 WIB
Tol Kayu Agung-Palembang-Betung Seksi 1 resmi beroperasi mulai Rabu (1/4/2020) pukul 07.00 WIB.
Dok. Waskita Toll RoadTol Kayu Agung-Palembang-Betung Seksi 1 resmi beroperasi mulai Rabu (1/4/2020) pukul 07.00 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jalan Tol Kayu Agung- Palembang ruas Kayu Agung-Palembang-Kramasan, Selasa (26/1/2021).

"Bismillahirrahmanirrahim, saya resmikan Tol Kayu Agung-Palembang-Kramasan saya resmikan pagi hari ini," ucap Jokowi dalam peresmian tol tersebut.

Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti yang dilakukan Jokowi dan didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Jokowi mengatakan, konstruksi Jalan Tol Kayu Agung-Palembang sepanjang 42,5 kilometer sudah siap untuk digunakan pengguna jalan tol, Selasa (26/1/2021).

Menurut Jokowi, tol ini merupakan poros terpenting Jalan Tol Trans-Sumatera ( JTTS) sekaligus sebagai backbone (poros utama) Sumatera bagian selatan.

Jalan bebas hambatan ini merupakan ruas terakhir yang menghubungkan Bakauheni hingga Palembang.

Baca juga: Resmi Beroperasi, Tol Kayu Agung-Kramasan Lintasi Salah Satu Jembatan Terpanjang di Indonesia

Dengan tuntasnya pembangunan dan beroperasinya jalan tol itu, maka jarak tempuh dari Bakauheni ke Palembang sepanjang 373 kilometer yang biasanya ditempuh 12 jam menjadi 3-3,5 jam.

"Ini akan menjadi sebuah lompatan besar, karena menghemat waktu tempuh hingga 75 persen," lanjut Jokowi.

Efisiensi waktu ini dapat menurunkan biaya logistik sekaligus akan memberikan competitiveness ( daya saing) besar bagi Palembang dan Lampung.

Jalan Tol Kayu Agung-Palembang tidak hanya menghubungkan antar wilayah dan daerah, juga untuk membangkitkan perekonomian di Pulau Sumatera, khususnya Provinsi Sumatera Selatan.

Oleh sebab itu, dia berpesan, agar jalan bebas hambatan ini dihubungkan dengan sentra-sentra ekonomi seperti pariwisata, kawasan industri, pertanian, perkebunan, dan pertambangan.

Tol sepanjang 111,6 kilometer ini menghubungkan Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Palembang.

Ruas tol ini diperkirakan menelan investasi senilai Rp 14,44 triliun dengan rincian biaya konstruksi Rp 9,84 triliun dan pengadaan lahan Rp 450 miliar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X