Kompas.com - 07/08/2022, 15:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Secara alami, setiap tanaman memiliki fase berbunga dan berbuah yang berbeda. Namun, untuk merangsang bunga dan buah pada tanaman, kita bisa memberikan pupuk organik cair (POC). 

Pupuk POC dapat memberikan nutrisi tambahan untuk mempercepat pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Namun, tidak semua pupuk cari bisa digunakan untuk merangsang bunga dan buah. 

Baca juga: Catat, Ini 5 Jenis Pupuk untuk Jagung agar Buahnya Besar

Hanya pupuk dengan kandungan kalium (K) dan fosfor (P) yang bisa merangsang kemunculan bunga dan buah pada tanaman.

Kedua unsur tersebut bisa didapat dari serabut kelapa, krokot, hati pohon pisang, kulit pisang jerami, dan kulit nanas.

Dilansir dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Minggu (7/8/2022), berikut cara membuat pupuk organik cair perangsang bunga dan buah.

Baca juga: Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Sampah Dapur

Bahan dan alat yang dibutuhkan 

  • 3 butir telur bebek
  • Satu sampai dua kilogram sabut kelapa
  • Rumput krokot 0,5 kilogram.
  • Kulit nanas satu sampai dua kilogram.
  • pisang/hati pohon pisang dua kilogram. 
  • Gula atau tetes tebu sebanyak satu kilogram atau satu liter.
  • Air kelapa 20 liter.
  • EM4 satu liter.
  • Pengaduk.
  • Jerigen atau drum plastik.
  • Baskom plastik.
  • Saringan.

Baca juga: Cara Membuat Pupuk Organik dari Limbah Batang Pisang

Cara membuat pupuk organik cair

Ilustrasi pupuk organik cair.SHUTTERSTOCK/THE LITTLE PAINT Ilustrasi pupuk organik cair.

Setelah semua bahan dan alat siap, Anda bisa langsung membuat pupuk organik cair dengan langkah-langkah berikut:

  • Pecahkan telur bebek dan remah bersama dengan cangakangnya.
  • Cincang sabut kelapa hingga berukuran kecil. 
  • Blender rumput krokot, kulit pisang/ hati pisang, dan kulit nanas secara terpisah. 
  • Campurkan telur bebek, sabur kelapa, rumput krokot, kulit pisang/hati pisang, dan kulit nanas dalam jerigan atau drum plastik.
  • Setelah itu, tambahkan air kelapa, gula atau tetes tebu, dan EM4, lalu aduk sampai merata.
  • Tutup jerigen atau drum plastik dengan rapat.
  • Buka tutupnya setiap hari untuk membuang gas fermentasi, lalu tutup rapat kembali.
  • Pada hari ke-21, pupuk organik cair perangsang bunga dan buah sudah bisa digunakan. Namun, sebelum digunakan, saring terlebih dahulu POC tersebut.

Baca juga: Cara Membuat Pupuk Organik dari Cangkang Telur dan Kulit Pisang

Cara mengaplikasikan pupuk organik cair 

Setelah proses fermentasi selesai, POC sudah bisa digunakan. Adapun langkah-langkah mengaplikasikan pupuk organik cair sebagai berikut:

  • Aplikasi POC bisa dilakukan dengan cara dikocor atau disiram pada area perakaran maupun daun.
  • Dosis aplikasi sekitar 200-400 militer per tangki.
  • Setelah disaring, pupuk bisa langsung diaplikasian. Namun, sebaiknya aplikasi dilakukan pada sore hari dan cuaca sedang cerah atau tidak hujan.

Itulah cara membuat pupuk organik cair dan cara mengaplikasikannya pada tanaman. Pupuk organik tersebut bisa merangsang bunga dan buah agar cepat muncul. Semakin cepat tanaman berbuah,masa panennya pun bisa lebih cepat. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.