Kompas.com - 09/02/2022, 15:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Ada beberapa faktor yang menyebabkan kucing sakit seperti parasit internal atau eksternal, cedera, alergi makanan dan lain sebagainya. Sama seperti manusia, kucing biasanya menunjukkan perubahan perilaku saat sedang sakit.

Meskipun kamu tidak bisa berkomunikasi dengannya, sebaiknya perhatikan perilakunya dan gejala yang mungkin muncul akibat penyakitnya.

Jika kucing mulai menunjukkan tanda kesakitan atau perubahan perilaku, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter hewan agar mendapatkan perawatan yang sesuai.

Melansir dari The Spruce, Rabu (9/2/2022), berikut ini adalah 6 tanda kucing peliharaan sedang merasa sakit.

Baca juga: Kucing Muntah Bulu, Amankah?

Diare

Saat kucing mengalami masalah pada pencernaannya, seringkali ia menjadi lebih sering buang air besar dan diare.

Masalah kesehatan yang umumnya ditandai dengan diare adalah infeksi parasit usus. pola makan yang salah dan lain sebagainya.

Jika tidak segera ditangani, diare dapat menyebabkan dehidrasi dan peradangan usus lebih lanjut.

Baca juga: Wajib Tahu, Ini Tanda-tanda Kucing Bahagia dan Tidak Nyaman

Perubahan pernafasan

Sebaiknya jangan abaikan jika kucing bernafas dengan cepat, terlihat sesak nafas, mengi dan nafas berbunyi serak.

Jika kucing tidak bernafas dengan normal, segera konsultasikan dengan dokter hewan untuk mengetahui penyebabnya.

Baca juga: 3 Makna di Balik Kucing Saling Menjilati Satu Sama Lain

Kotoran di mata dan hidung

Ilustrasi kucing sakit, kucing stresUnsplash/Sebastian Santacruz Ilustrasi kucing sakit, kucing stres

Adanya infeksi pada saluran pernafasan atas dapat ditandai dengan munculnya penumpukan kotoran di area mata dan hidung.

Selain dapat menular ke kucing lainnya, kondisi ini membuat kucing malas makan. Sebaiknya segera bawa ke dokter hewan untuk mendapatkan perawatan yang diperlukan.

Baca juga: 5 Cara Menghilangkan Bau Kucing dari Dalam Rumah

Iritasi kulit dan kerontokan bulu

Adanya iritasi pada kulit dan kerontokan bulu merupakan salah satu tanda alergi, infeksi parasit eksternal dan kondisi kulit lainnya. Kondisi ini menyebabkan kan rasa gatal yang luar biasa dan bila dibiarkan akan menjadi luka.

Sering mengeong

Peningkatan vokalisasi pada kucing dapat menjadi tanda ia sedang merasa kesakitan, stress dan bosan.

Sebaiknya perhatikan perubahan perilaku dan penyebab lain yang membuat kucing mengeong dengan berlebihan. Perhatikan pula gejala lain yang mungkin muncul dan menyebabkan kucing kesakitan.

Baca juga: Bulu Kucing Berubah Warna, Apa Penyebabnya?

Pincang dan sulit melompat

Radang sendi dapat menyebabkan kucing menjadi pincang dan kesulitan melompat. Pada kondisi yang lebih parah kucing dapat menjadi lumpuh sehingga sulit berjalan dan beraktivitas karena masalah pada sistem sarafnya. Sebaiknya segera temui dokter untuk mendapatkan penanganan yang paling sesuai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.