Kompas.com - 17/04/2021, 08:50 WIB
Ilustrasi membersihkan jendela. SHUTTERSTOCK/SYDA PRODUCTIONSIlustrasi membersihkan jendela.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjaga rumah tetap bersih dan nyaman adalah bagian dari cara hidup bersih dan sehat, sehingga melakukan kegiatan membersihkan rumah menjadi rutinitas yang penting.

Namun, dalam urusan membersihkan segala macam hal di dalam rumah, tidak sedikit penghuni rumah memiliki kebiasaan atau keyakinan tersendiri tentang cara pembersihan yang sesuai.

Akan tetapi, terkait dengan metode atau cara pembersihan segala macam hal di rumah, seringkali kita mengikuti kebiasaan atau mitos yang sebenarnya itu belum tentu benar atau keliru.

Baca juga: 5 Langkah Membersihkan Wajan Besi agar Tahan Lama

Dan, pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai mitos mengenai membersihkan rumah yang tidak harus kamu percaya lagi, dilansir beberapa sumber, Sabtu (17/4/2021).

1. Memoles kayu

Orang menyukai kilau dari kayu bersih (mungkin karena mereka dapat melihat wajah tersenyum mereka di dalamnya).

Mengutip Cleaning Spaces, ketika kamu terus-menerus memoles material kayu untuk menjaga kilaunya, entah kursi, lantai, dan furnitur lainnya, itu adalah hal yang sia-sia.

Kamu hanya perlu sedikit memoles lantai dan furnitur kayumu. Polesan dan lilin yang berlebihan akan menumpuk, menghasilkan efek kebalikan dari kilau, yakni kusam.

Baca juga: Trik Membersihkan Keramik Kamar Mandi yang Harus Diketahui

2. Membersihkan kaca jendela dengan koran

Orang yang lebih tua mengatakan bahwa koran perlu digunakan untuk membersihkan kaca bebas goresan. Ini mungkin benar di masa lalu, tetapi tidak untuk saat ini.

Sebagai instrumen pemotongan biaya, produsen koran telah menipiskan kertas mereka. Membersihkan kaca dengan koran saat ini malah meninggalkan kekacauan yang membuatnya kusam.

Sebagai gantinya, gunakan kain mikrofiber.

3. Lemon sebagai pembersih

Mungkin kamu selalu membuang lemon maupun kulit lemon ke saluran pembuangan untuk menyegarkannya. Kamu mungkin juga mengira keasaman akan melarutkan makanan yang mampet di saluran pembuangan. Tapi hal ini salah.

Mereka sebenarnya bisa menyumbat pembuangan sampah. Gunakan larutan pembersih sebagai gantinya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X