Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kebakaran Mal 7 Lantai di Bangladesh Tewaskan 44 Orang 

Kompas.com - 01/03/2024, 05:38 WIB
Irawan Sapto Adhi

Penulis

Sumber AFP

DHAKA, KOMPAS.com - Sedikitnya 44 orang tewas dan puluhan orang lainnya terluka dalam kebakaran mal di Bangladesh pada Kamis (29/2/2024) malam.

Gedung tujuh lantai tersebut berada di sebuah kawasan kelas atas di ibu kota Bangladesh, Dhaka.

Menteri Kesehatan Bangladesh Samanta Lal Sen mengatakan, setidaknya 33 orang, termasuk perempuan dan anak-anak, dinyatakan meninggal di Rumah Sakit Dhaka Medical College, sementara setidaknya 10 orang lainnya meninggal setelah dibawa ke Institut Nasional Bedah Luka Bakar dan Plastik Sheikh Hasina.

Baca juga: Singapura Eksekusi Mati Pria Bangladesh yang Bunuh ART Asal Indonesia

"Sejauh ini 43 orang telah meninggal akibat kebakaran tersebut," kata Sen kepada AFP.

Inspektur polisi Bacchu Mia mengatakan satu orang lagi meninggal di rumah sakit polisi utama Dhaka sehingga jumlah korban tewas menjadi 44 orang.

Sen menyampaikan, setidaknya 40 orang yang terluka dirawat di Institut Nasional Bedah Luka Bakar dan Plastik Sheikh Hasina.

"Tidak ada satupun dari mereka yang lolos dari bahaya," katanya kepada AFP.

Api dari restoran

Pejabat pemadam kebakaran Mohammad Shihab menyebut, api berasal dari sebuah restoran biriyani yang populer di Bailey Road, Dhaka, pada Kamis pukul 21.50 waktu setempat.

Menurut dia, api dengan cepat menyebar ke lantai atas dan menjebak sejumlah pengunjung.

Petugas pemadam kebakaran, kata Shihab, berhasil mengendalikan kobaran api dalam waktu dua jam.

Petugas berhasil menyelamatkan 75 orang dalam keadaan hidup.

Baca juga: Dampak Perang Saudara Myanmar Sampai ke Bangladesh

Petugas pemadam kebakaran mengatakan kepada wartawan bahwa mereka menduga kebakaran tersebut disebabkan oleh ledakan tabung gas di restoran tersebut.

"Api menjalar ke lantai atas dengan cepat karena ada restoran di hampir semua lantai gedung. Mereka menggunakan tabung gas," kata seorang petugas pemadam kebakaran, yang tidak menyebutkan namanya.

Pemerintah telah memerintahkan penyelidikan atas insiden tersebut.

Gedung Bailey Road sebagian besar terdiri dari restoran-restoran serta beberapa toko pakaian dan telepon genggam.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Sumber AFP

Terkini Lainnya

AS Diam-diam Kirim Rudal Jarak Jauh ATACMS ke Ukraina, Bisa Tempuh 300 Km

AS Diam-diam Kirim Rudal Jarak Jauh ATACMS ke Ukraina, Bisa Tempuh 300 Km

Global
[POPULER GLOBAL] Demo Perang Gaza di Kampus Elite AS | Israel Tingkatkan Serangan

[POPULER GLOBAL] Demo Perang Gaza di Kampus Elite AS | Israel Tingkatkan Serangan

Global
Biden Teken Bantuan Baru untuk Ukraina, Dikirim dalam Hitungan Jam

Biden Teken Bantuan Baru untuk Ukraina, Dikirim dalam Hitungan Jam

Global
Israel Serang Lebanon Selatan, Sasar 40 Target Hezbollah

Israel Serang Lebanon Selatan, Sasar 40 Target Hezbollah

Global
Situs Web Ini Tawarkan Kerja Sampingan Nonton Semua Film Star Wars, Gaji Rp 16 Juta

Situs Web Ini Tawarkan Kerja Sampingan Nonton Semua Film Star Wars, Gaji Rp 16 Juta

Global
Wanita Ini Didiagnosis Mengidap 'Otak Cinta' Setelah Menelepon Pacarnya 100 Kali Sehari

Wanita Ini Didiagnosis Mengidap "Otak Cinta" Setelah Menelepon Pacarnya 100 Kali Sehari

Global
Kakarratul, Tikus Tanah Buta yang Langka, Ditemukan di Pedalaman Australia

Kakarratul, Tikus Tanah Buta yang Langka, Ditemukan di Pedalaman Australia

Global
Kisah Truong My Lan, Miliarder Vietnam yang Divonis Hukuman Mati atas Kasus Penipuan Bank Terbesar

Kisah Truong My Lan, Miliarder Vietnam yang Divonis Hukuman Mati atas Kasus Penipuan Bank Terbesar

Global
Wakil Menteri Pertahanan Rusia Ditahan Terkait Skandal Korupsi

Wakil Menteri Pertahanan Rusia Ditahan Terkait Skandal Korupsi

Global
Olimpiade Paris 2024, Aturan Berpakaian Atlet Perancis Berbeda dengan Negara Lain

Olimpiade Paris 2024, Aturan Berpakaian Atlet Perancis Berbeda dengan Negara Lain

Global
Adik Kim Jong Un: Kami Akan Membangun Kekuatan Militer Luar Biasa

Adik Kim Jong Un: Kami Akan Membangun Kekuatan Militer Luar Biasa

Global
Bandung-Melbourne Teken Kerja Sama di 5 Bidang

Bandung-Melbourne Teken Kerja Sama di 5 Bidang

Global
Mengenal Batalion Netzah Yehuda Israel yang Dilaporkan Kena Sanksi AS

Mengenal Batalion Netzah Yehuda Israel yang Dilaporkan Kena Sanksi AS

Global
Mengapa Ukraina Ingin Bergabung dengan Uni Eropa?

Mengapa Ukraina Ingin Bergabung dengan Uni Eropa?

Internasional
Taiwan Akan Singkirkan 760 Patung Pemimpin China Chiang Kai-shek

Taiwan Akan Singkirkan 760 Patung Pemimpin China Chiang Kai-shek

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com