Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Novak Djokovic Akhirnya Buka Suara atas Polemik Foto Sang Ayah Berpose dengan Bendera Rusia

Kompas.com - 28/01/2023, 07:51 WIB
Irawan Sapto Adhi

Penulis

Sumber AFP

MELBOURNE, KOMPAS.com - Novak Djokovic akhirnya buka suara terkait polemik beredarnya foto sang ayah berpose dengan bendera Rusia.

Karena perkara itu, ayah Novak Djokovic, Srdjan diketahui sampai memutuskan untuk tidak menghadiri pertandingan semi final putranya di Australia Open.

Djokovic mengatakan pada Jumat (27/1/2023), foto ayahnya berpose bersama para fans yang memegang bendera Rusia telah disalahartikan.

Baca juga: Muncul Desakan dari Ukraina, Ayah Djokovic Pilih Tak Akan Hadiri Semifinal Australia Open

Dia pun berharap sang ayah dapat menghadiri partai final Australia Open.

Sebuah video yang diposting ke akun YouTube pro-Rusia pada hari Kamis (26/1/2023) menunjukkan Srdjan berpose dengan seorang pria memegang bendera Rusia dengan wajah Vladimir Putin di atasnya.

Itu memicu reaksi dari Ukraina dan menyerukan agar Srdjan dilarang dari pembukaan Grand Slam tahun ini.

Ayah Djokovic sendiri telah mengeluarkan pernyataan pada Jumat pagi yang mengatakan bahwa dirinya hanya mengharapkan perdamaian dan tidak berniat menimbulkan “berita utama” atau kegaduhan seperti itu.

Orang tua Novak Djokovic dari Serbia, ayah Srdjan Djokovic (kiri) dan ibu Dijana Djokovic, bereaksi setelah dia mengalahkan Andrey Rublev dari Rusia dalam pertandingan perempat final tunggal putra pada hari ke sepuluh turnamen tenis Australia Terbuka di Melbourne pada 25 Januari 2023. AFP/DAVID GRAY Orang tua Novak Djokovic dari Serbia, ayah Srdjan Djokovic (kiri) dan ibu Dijana Djokovic, bereaksi setelah dia mengalahkan Andrey Rublev dari Rusia dalam pertandingan perempat final tunggal putra pada hari ke sepuluh turnamen tenis Australia Terbuka di Melbourne pada 25 Januari 2023.

Dia tidak menghadiri kemenangan semifinal putranya di Melbourne Park.

"Saya melihat seperti orang lain melihat apa yang terjadi dan sangat disayangkan telah terjadi salah tafsir," kata Djokovic setelah pertandingan, sebagaimana dikutip dari AFP.

Dia mengaku bahwa polemik foto ayahnya tentu memengaruhi dirinya.

“Saya tidak menyadarinya sampai tadi malam. Dan tentu saja saya tidak senang melihatnya,” kata Djokovic.

Baca juga: Kabar Terbaru Novak Djokovic Setelah Dideportasi Australia

Dia menegaskan bahwa dirinya menentang perang.

"Ayah saya, seluruh keluarga saya telah melalui beberapa perang. Seperti yang dikatakan ayah saya, kami menentang perang. Kami tidak akan pernah mendukung kekerasan atau perang apa pun," tambah Djokovic.

Dia mengatakan, ayahnya telah menyapa para penggemar di luar Rod Laver Arena sehabis setiap pertandingan untuk berterima kasih atas dukungan mereka.

"Foto yang dia buat, dia lewat, saya mendengar apa yang dia katakan dan itu 'cheers'. Sayangnya beberapa media telah menafsirkannya dengan cara yang sangat salah,” kata Djokovic.

Beberapa media melaporkan bahwa dia berkata dalam bahasa Serbia: "Hidup Rusia".

"Saya berharap orang-orang akan mengerti bahwa sama sekali tidak ada niat apapun untuk mendukung prakarsa perang di mana saja," tambah petenis nomor lima dunia itu.

Baca juga: Novak Djokovic Lebih Pilih Korbankan Banyak Turnamen Tenis dibanding Ambil Vaksin Covid-19

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Pantai Kuno yang Hancur akibat Letusan Gunung Vesuvius 2.000 Tahun Lalu Dibuka Kembali

Pantai Kuno yang Hancur akibat Letusan Gunung Vesuvius 2.000 Tahun Lalu Dibuka Kembali

Global
Ekuador Mati Listrik Senegara

Ekuador Mati Listrik Senegara

Global
Jubir IDF Sebut Hamas Tak Bisa Dilenyapkan, Pemerintah Israel Langsung Bantah

Jubir IDF Sebut Hamas Tak Bisa Dilenyapkan, Pemerintah Israel Langsung Bantah

Global
Rangkuman Hari Ke-847 Serangan Rusia ke Ukraina: Putin ke Korut | Pertempuran di Toretsk

Rangkuman Hari Ke-847 Serangan Rusia ke Ukraina: Putin ke Korut | Pertempuran di Toretsk

Global
[POPULER GLOBAL] Israel Akan Serang Lebanon | Putin Peluk Kim Jong Un

[POPULER GLOBAL] Israel Akan Serang Lebanon | Putin Peluk Kim Jong Un

Global
Presiden Taiwan Tegaskan Negaranya Tak Akan Tunduk pada Tekanan China

Presiden Taiwan Tegaskan Negaranya Tak Akan Tunduk pada Tekanan China

Global
11 Perenang yang Terlibat Skandal Doping Masuk Tim Olimpiade China

11 Perenang yang Terlibat Skandal Doping Masuk Tim Olimpiade China

Global
Strategi 'Landak', Taktik Asimetris Taiwan jika Diserang China

Strategi "Landak", Taktik Asimetris Taiwan jika Diserang China

Global
Indonesia Kirimkan Delegasi Terbesar ke SelectUSA Investment Summit 2024

Indonesia Kirimkan Delegasi Terbesar ke SelectUSA Investment Summit 2024

Global
Wanita Ini Akhirnya Melahirkan Anak Perempuan Setelah Punya 9 Anak Laki-laki

Wanita Ini Akhirnya Melahirkan Anak Perempuan Setelah Punya 9 Anak Laki-laki

Global
Peramal India Pertahankan Prediksi, Klaim Perang Dunia III Tinggal Menghitung Hari

Peramal India Pertahankan Prediksi, Klaim Perang Dunia III Tinggal Menghitung Hari

Global
Rusia Tingkatkan Serangan di Dekat Toretsk, Kota Garis Depan Ukraina

Rusia Tingkatkan Serangan di Dekat Toretsk, Kota Garis Depan Ukraina

Global
China Ganti Nama Ratusan Desa dan Kota Uighur yang Berbau Agama dan Budaya Tertentu

China Ganti Nama Ratusan Desa dan Kota Uighur yang Berbau Agama dan Budaya Tertentu

Global
Hampir 2.000 Anak Meninggal Setiap Hari Akibat Polusi Udara

Hampir 2.000 Anak Meninggal Setiap Hari Akibat Polusi Udara

Global
21 Drone Rusia Serang Ukraina, Rusak Fasilitas Energi Dekat Perbatasan

21 Drone Rusia Serang Ukraina, Rusak Fasilitas Energi Dekat Perbatasan

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com