Kompas.com - 25/07/2022, 11:35 WIB

EDMONTON, KOMPAS.com - Paus Fransiskus mengunjungi bekas sekolah perumahan di Kanada pada Senin (25/7/2022), di mana ia diharapkan menyampaikan permintaan maaf pribadi yang bersejarah kepada para penyintas pelecehan yang dilakukan selama beberapa dekade di lembaga-lembaga yang dikelola Katolik.

Pemimpin 1,3 miliar umat Katolik dunia itu tiba sehari sebelumnya di Edmonton untuk kunjungan enam hari, yang telah lama ditunggu-tunggu oleh komunitas First Nations, Metis dan Inuit.

Baca juga: Paus Albino Langka Ditemukan Terdampar di Pantai Australia, Dipastikan Bukan Migaloo yang Terkenal

Perjalanan Paus berusia 85 tahun itu, yang ia gambarkan sebagai "perjalanan penitensi", terutama untuk meminta maaf kepada para penyintas atas peran Gereja dalam skandal yang disebut komisi kebenaran dan rekonsiliasi nasional Kanada sebagai "genosida budaya."

Dari akhir 1800-an hingga 1990-an, pemerintah Kanada mengirim sekitar 150.000 anak-anak First Nations, Metis, dan Inuit ke 139 sekolah tempat tinggal yang dijalankan oleh Gereja, di mana mereka dipisahkan dari keluarga, bahasa, dan budaya mereka.

Banyak yang dianiaya secara fisik dan seksual oleh kepala sekolah dan guru, dan ribuan anak diyakini telah meninggal karena penyakit, kekurangan gizi atau penelantaran.

Sebuah delegasi masyarakat adat melakukan perjalanan ke Vatikan pada April dan bertemu dengan paus - pendahulu perjalanan enam hari Fransiskus - setelah itu ia secara resmi meminta maaf.

Tetapi melakukannya lagi di tanah Kanada akan menjadi sangat penting bagi para penyintas dan keluarga mereka, yang menilai tanah leluhur mereka sangat penting.

Baca juga: Paus Fransiskus Beri Hak Suara pada Wanita dalam Pengangkatan Uskup

Paus Fransiskus dijadwalkan tiba pada pukul 10.00 waktu setempat pada Senin (25/7/2022) di komunitas Maskwacis, sekitar 100 kilometer (62 mil) selatan Edmonton. Di sana bekas sekolah perumahan Ermineskin -- salah satu yang terbesar di Kanada -- berada, sampai penutupannya pada 1975.

Setelah doa hening di kuburan, ia akan menyampaikan pidato pertamanya, dalam bahasa Spanyol, kepada sekitar 15.000 orang, yang diharapkan mencakup mantan siswa dari seluruh negeri.

Pada pukul 16.30, Paus akan pergi ke Gereja Katolik Hati Kudus Rakyat Pertama di Edmonton, salah satu gereja tertua di kota itu, di mana ia akan menyampaikan pidato kedua kepada komunitas Pribumi.

Halaman:
Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.