Emir Qatar akan Bertemu Joe Biden Pekan Depan, Bahas Keamanan dan Afghanistan

Kompas.com - 26/01/2022, 18:30 WIB

 

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Gedung Putih mengatakan pada Selasa (25/1/2022) bahwa Presiden AS Joe Biden akan bertemu dengan emir Qatar, Sheikh Tamim Bin Hamad al-Thani, pekan depan.

Dilansir The Hill, Sekretaris Pers Gedung Putig Jen Psaki mengatakan bahwa kedua pemimpin akan "berkonsultasi tentang berbagai masalah regional dan global yang menjadi kepentingan bersama".

Ini termasuk masalah keamanan dan kemakmuran di Teluk Persia dan Timur Tengah yang lebih luas.

Baca juga: Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022, Anak-anak Sekolah di Qatar Akan Libur Sebulan Lebih

"Pertemuan akan memastikan stabilitas pasokan energi global, mendukung rakyat Afghanistan, dan memperkuat kerjasama komersial dan investasi antara negara kita," ujar Psaki.

Qatar memainkan peran penting selama penarikan pasukan AS dari Afghanistan pada bulan Agustus dan secara resmi mewakili kepentingan AS di negara tersebut.

Negara Teluk ini telah menjadi pemain kunci dalam evakuasi AS, termasuk dengan menjadi tuan rumah situs bagi para pengungsi Afghanistan untuk diperiksa sebelum tiba di AS.

Ini adalah kunjungan pertama Tamim ke Gedung Putih sejak Biden menjabat pada 2021.

Baca juga: Delegasi AS Gelar Pertemuan dengan Taliban di Qatar, Ini yang Dibahas

Psaki menambahkan bahwa Biden juga akan berterima kasih kepada Tamim atas "upaya luar biasa dan berkelanjutan Qatar untuk memastikan transit yang aman dari Afghanistan bagi warga AS, penduduk tetap yang sah, dan mitra Afghanistan."

Pertemuan itu juga akan menyoroti hubungan dekat dan "kemitraan yang kuat" antara AS dan Qatar, tambah Gedung Putih.

Kunjungan resmi tersebut dilakukan dua bulan setelah kedua negara menandatangani nota kesepahaman.

Kesepakatan memungkinkan Qatar untuk terus menampung sementara pemohon visa imigran khusus Afghanistan dan anggota keluarga yang memenuhi syarat.

Baca juga: Qatar Banggakan Stadion Bongkar-Pasang untuk Piala Dunia 2022, Apa Istimewanya?

Pertemuan antara kedua pemimpin juga terjadi ketika pemerintahan Biden bekerja untuk mengidentifikasi cadangan gas alam non-Rusia yang ada dari Afrika Utara, Timur Tengah, Asia, dan AS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber The Hill
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Media Swiss Beritakan Eril Anak Ridwan Kamil Hilang, Pakai Kaus Biru dan Celana Hitam

Media Swiss Beritakan Eril Anak Ridwan Kamil Hilang, Pakai Kaus Biru dan Celana Hitam

Global
Tawaran Menggiurkan Bonus Pekerjaan di Australia, Cuti Tak Terbatas hingga Dapat Asisten Pribadi

Tawaran Menggiurkan Bonus Pekerjaan di Australia, Cuti Tak Terbatas hingga Dapat Asisten Pribadi

Global
Zelensky Tak Bisa Hadiri Langsung KTT G20 di Indonesia: Saya Masih Harus Dampingi Rakyat Ukraina

Zelensky Tak Bisa Hadiri Langsung KTT G20 di Indonesia: Saya Masih Harus Dampingi Rakyat Ukraina

Global
Anak Ridwan Kamil Hilang, Polisi Swiss Ungkap 2 Alasan Sulitnya Pencarian di Sungai Aare

Anak Ridwan Kamil Hilang, Polisi Swiss Ungkap 2 Alasan Sulitnya Pencarian di Sungai Aare

Global
Presiden Ukraina Beri Pesan Mendalam untuk Rakyat Indonesia...

Presiden Ukraina Beri Pesan Mendalam untuk Rakyat Indonesia...

Global
UPDATE Penembakan Massal di SD Texas: Guru Tewas Lindungi Murid, Suaminya Meninggal karena Serangan Jantung

UPDATE Penembakan Massal di SD Texas: Guru Tewas Lindungi Murid, Suaminya Meninggal karena Serangan Jantung

Global
Pria AS Makan Big Mac Terus-terusan Setiap Hari Selama 50 Tahun, Hanya Absen 8 Hari

Pria AS Makan Big Mac Terus-terusan Setiap Hari Selama 50 Tahun, Hanya Absen 8 Hari

Global
Anak Ridwan Kamil Hilang di Swiss, Ini Bentuk dan Lokasi Sungai Aare Tempat Eril Terseret Arus

Anak Ridwan Kamil Hilang di Swiss, Ini Bentuk dan Lokasi Sungai Aare Tempat Eril Terseret Arus

Global
Penembakan SD di Texas, Video Ungkap Wali Murid Nekat Terobos Police Line karena Polisi Lambat

Penembakan SD di Texas, Video Ungkap Wali Murid Nekat Terobos Police Line karena Polisi Lambat

Global
KBRI Swiss: Tim SAR Bern Masih Lanjutkan Pencarian Anak Ridwan Kamil

KBRI Swiss: Tim SAR Bern Masih Lanjutkan Pencarian Anak Ridwan Kamil

Global
China dan Rusia Memveto Resolusi DK PBB untuk Korut, AS Mencak-mencak

China dan Rusia Memveto Resolusi DK PBB untuk Korut, AS Mencak-mencak

Global
Ratu Inggris Disebut 'Menebus' Kesalahannya pada Lady Diana lewat Kate Middleton

Ratu Inggris Disebut "Menebus" Kesalahannya pada Lady Diana lewat Kate Middleton

Global
Teori Konspirasi Rasis Banyak Beredar Pasca-penembakan SD di Texas

Teori Konspirasi Rasis Banyak Beredar Pasca-penembakan SD di Texas

Global
China Akan Gelar Latihan Militer Lagi di Laut China Selatan, Tutup Area 100 Km Persegi

China Akan Gelar Latihan Militer Lagi di Laut China Selatan, Tutup Area 100 Km Persegi

Global
Ukraina Akui Kehilangan Beberapa Wilayah Timur, Jatuh ke Tangan Pasukan Rusia

Ukraina Akui Kehilangan Beberapa Wilayah Timur, Jatuh ke Tangan Pasukan Rusia

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.