Korea Utara Tak Bisa Diakses Melalui Internet, Diduga Terjadi Pemadaman Total

Kompas.com - 26/01/2022, 15:00 WIB
Para warga mengunjungi patung perunggu Kim Il Sung (kiri) dan Kim Jong Il (kanan) di Lembah Mansu, Pyongyang, Korea Utara, Kamis (16/12/2021), sehari jelang peringatan ke-10 kematian Kim Jong Il. AP PHOTO/CHA SONG HOPara warga mengunjungi patung perunggu Kim Il Sung (kiri) dan Kim Jong Il (kanan) di Lembah Mansu, Pyongyang, Korea Utara, Kamis (16/12/2021), sehari jelang peringatan ke-10 kematian Kim Jong Il.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Korea Utara tampaknya menghilang dari web untuk beberapa waktu pada Selasa (25/1/2022), hal ini pertama kali disadari oleh seorang reporter NK News.

Orang dalam juga menemukan bahwa beberapa situs Korea Utara tampaknya tidak aktif.

Baca juga: Uji Coba Senjata Korea Utara Berlanjut, Dua Rudal Jelajah Dilaporkan Telah Ditembakkan

Nama domain Korea Utara yang diakhiri dengan ".kp", yang mencakup situs web untuk outlet media yang dikelola pemerintah Korea Utara, tampaknya pertama kali tidak bisa diakses sekitar pukul enam pagi, menurut laporan koresponden analitik senior NK News Colin Zwirko.

Pemadaman internet ini terjadi setelah periode pemadaman intermiten yang dimulai pada 14 Januari dan berlanjut hingga akhir pekan berikutnya, dengan pemadaman internet berlangsung beberapa jam.

Selama pemadaman itu, server Korea Utara tidak dapat dijangkau, menurut NK News, sebuah organisasi berita yang didedikasikan untuk mengikuti perkembangan yang melibatkan Korea Utara.

Kegagalan koneksi mengindikasikan infrastruktur TI Korea Utara terkena serangan “distributed denial-of-service” (DDOS), terang peneliti keamanan siber Junade Ali kepada NK News awal bulan ini.

"Korea Utara mengalami pemadaman internet total," katanya melansir Business Insider pada Rabu (26/1/2022).

Baca juga: Korea Utara Akan Perkuat Pertahanan Melawan AS

Pemadaman internet tidak jarang terjadi di Korea Utara, yang membuat situs media pemerintah dan situs pemerintah offline karena pembaruan perangkat lunak yang gagal tahun lalu.

Pemadaman internet juga dapat disebabkan oleh pemadaman listrik domestik atau masalah infrastruktur lokal lainnya. Tetapi sifat dari pemadaman baru-baru ini menurut para ahli tidak biasa.

"Jika itu adalah pemadaman listrik, saya pikir jaringan akan segera hilang karena router kehilangan daya," kata Ali kepada NK News.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertarungan Mata-mata antara Barat dan Rusia Memanas di Tengah Perang Ukraina

Pertarungan Mata-mata antara Barat dan Rusia Memanas di Tengah Perang Ukraina

Global
KBRI Roma Adakan Joint Webinar dengan Utusan Swiss, Bahas Pertanian Digital

KBRI Roma Adakan Joint Webinar dengan Utusan Swiss, Bahas Pertanian Digital

Global
AS Akan Hapus 5 Kelompok Ekstremis Ini dari Daftar Organisasi Teroris Asing

AS Akan Hapus 5 Kelompok Ekstremis Ini dari Daftar Organisasi Teroris Asing

Global
McDonald's Akan Keluar dari Rusia dan Jual Bisnisnya

McDonald's Akan Keluar dari Rusia dan Jual Bisnisnya

Global
Meski Ada Larangan Ekspor, India Akan Tetap Kirim Gandum ke Negara yang Membutuhkan

Meski Ada Larangan Ekspor, India Akan Tetap Kirim Gandum ke Negara yang Membutuhkan

Global
Sempat Alami Masalah Kesehatan, Ratu Elizabeth II Akhirnya Hadiri Perayaan Jubilee

Sempat Alami Masalah Kesehatan, Ratu Elizabeth II Akhirnya Hadiri Perayaan Jubilee

Global
Turki: Finlandia Gabung NATO dengan Damai, Swedia Provokatif

Turki: Finlandia Gabung NATO dengan Damai, Swedia Provokatif

Global
Saingi Krakatau, Letusan Gunung Tonga Jadi Ledakan Terbesar di Atmosfer yang Pernah Tercatat

Saingi Krakatau, Letusan Gunung Tonga Jadi Ledakan Terbesar di Atmosfer yang Pernah Tercatat

Global
Ketika Angklung Bergema di Markas AC Milan...

Ketika Angklung Bergema di Markas AC Milan...

Global
Derita Warga India “Disengat” Gelombang Panas hingga 49 Derajat Celsius

Derita Warga India “Disengat” Gelombang Panas hingga 49 Derajat Celsius

Global
Korea Utara: Lebih dari 1 Juta Orang Dikhawatirkan Telah Terinfeksi Covid-19

Korea Utara: Lebih dari 1 Juta Orang Dikhawatirkan Telah Terinfeksi Covid-19

Global
Kisah Ibu dengan 7 Anak Berkebutuhan Khusus, Sempat Jenuh tapi Tak Menyerah

Kisah Ibu dengan 7 Anak Berkebutuhan Khusus, Sempat Jenuh tapi Tak Menyerah

Global
Hassan Sheik Mohamud Terpilih sebagai Presiden Somalia untuk Kedua Kalinya dengan Pemilu Damai

Hassan Sheik Mohamud Terpilih sebagai Presiden Somalia untuk Kedua Kalinya dengan Pemilu Damai

Global
Penembakan Massal di Gereja California AS, Pelaku Tembak Jemaat Lansia, Insiden Kedua Minggu Ini

Penembakan Massal di Gereja California AS, Pelaku Tembak Jemaat Lansia, Insiden Kedua Minggu Ini

Global
Profil Sheikh Mohamed bin Zayed, Presiden UEA, Ahli Strategi yang Karismatik

Profil Sheikh Mohamed bin Zayed, Presiden UEA, Ahli Strategi yang Karismatik

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.