Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022, Anak-anak Sekolah di Qatar Akan Libur Sebulan Lebih

Kompas.com - 11/01/2022, 19:15 WIB
Khalifa International Stadium, salah satu venue Piala Dunia 2022 Qatar Qatar 2022 Supreme CommitteeKhalifa International Stadium, salah satu venue Piala Dunia 2022 Qatar

DOHA, KOMPAS.com - Anak-anak sekolah Qatar akan diberikan liburan hampir 40 hari selama Piala Dunia 2022, menurut kalender sekolah resmi yang diumumkan pada Senin (10/1/2022).

Liburan akan berlangsung dari 16 November hingga 25 Desember.

Jumlah itu lebih dari tiga kali lipat dari istirahat 12 hari, yang diberikan pada waktu yang sama dalam masa reguler tahun lalu.

Baca juga: Qatar Banggakan Stadion Bongkar-Pasang untuk Piala Dunia 2022, Apa Istimewanya?

Piala Dunia 2022 akan dimulai pada 21 November dan berakhir pada 18 Desember.

Liburan akhir tahun Qatar adalah dari 20 November hingga 22 Desember, tetapi proses belajar mengajar siswa akan diberhentikan setelah ujian semester pertama pada 16 November.

“Mereka tidak akan melanjutkan kelas hingga 25 Desember,” kata otoritas pendidikan Qatar melansir AFP.

Baca juga: Misteri Kemenangan Jerman dalam Piala Dunia 1954, Benarkah karena Doping?

Liburan yang diperpanjang ini diharapkan akan mengurangi kemacetan lalu lintas pada saat 1,2 juta penggemar diperkirakan akan datang ke ibukota Doha, satu-satunya kota besar Qatar dan tuan rumah Piala Dunia pertama di Timur Tengah.

Piala Dunia 2022 Qatar dipindahkan ke bulan-bulan musim dingin, untuk menghindari teriknya musim panas yang menyiksa di negara Teluk itu, ketika suhu mencapai 40 derajat Celcius (104 derajat Fahrenheit).

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Sebut Tak Akan Biarkan Perang Dunia 3 Pecah, tetapi dengan Syarat

Rusia Sebut Tak Akan Biarkan Perang Dunia 3 Pecah, tetapi dengan Syarat

Global
Tersangka Penembakan Massal Bermotif Rasialis Undang Orang untuk Tinjau Rencana Serangannya

Tersangka Penembakan Massal Bermotif Rasialis Undang Orang untuk Tinjau Rencana Serangannya

Global
 WHO: Wabah Covid-19 di Korea Utara Ciptakan Risiko Kemunculan Varian Baru

WHO: Wabah Covid-19 di Korea Utara Ciptakan Risiko Kemunculan Varian Baru

Global
Penyelidik Selidiki Kemungkinan Kecelakaan Pesawat China Eastern Disengaja

Penyelidik Selidiki Kemungkinan Kecelakaan Pesawat China Eastern Disengaja

Global
Rusia Tuding Negosiator Ukraina Dikendalikan oleh AS dan Inggris

Rusia Tuding Negosiator Ukraina Dikendalikan oleh AS dan Inggris

Global
AS Ajak Sekutu di Eropa Bersama-sama Hadapi Praktik Ekonomi China yang Merugikan

AS Ajak Sekutu di Eropa Bersama-sama Hadapi Praktik Ekonomi China yang Merugikan

Global
Perundingan Damai antara Rusia dan Ukraina Terhenti, Keduanya Saling Menyalahkan

Perundingan Damai antara Rusia dan Ukraina Terhenti, Keduanya Saling Menyalahkan

Global
Rangkuman Hari Ke-83 Serangan Rusia ke Ukraina, Finlandia dan Swedia Dijadwalkan Ajukan Keanggotaan NATO Hari Ini, 265 Pejuang di Azovstal Akhirnya Menyerah

Rangkuman Hari Ke-83 Serangan Rusia ke Ukraina, Finlandia dan Swedia Dijadwalkan Ajukan Keanggotaan NATO Hari Ini, 265 Pejuang di Azovstal Akhirnya Menyerah

Global
[POPULER GLOBAL] Sri Lanka Cuma Punya Stok Bensin untuk Sehari | Taktik Anak Diktator Bisa Menang Pilpres Filipina

[POPULER GLOBAL] Sri Lanka Cuma Punya Stok Bensin untuk Sehari | Taktik Anak Diktator Bisa Menang Pilpres Filipina

Global
Pemilu Lebanon: Hizbullah Gagal Kuasai Parlemen, Dukungan ke Kelompok Reformis Melonjak

Pemilu Lebanon: Hizbullah Gagal Kuasai Parlemen, Dukungan ke Kelompok Reformis Melonjak

Global
Thomas Cup: Bagaimana Tim Badminton India yang Tidak Diunggulkan Bisa Menjadi Juara?

Thomas Cup: Bagaimana Tim Badminton India yang Tidak Diunggulkan Bisa Menjadi Juara?

Global
Jalur Narkoba Bawah Tanah dari Meksiko ke AS Ditemukan, 'Canggih' dengan Sistem Rel dan Listrik

Jalur Narkoba Bawah Tanah dari Meksiko ke AS Ditemukan, "Canggih" dengan Sistem Rel dan Listrik

Global
Cerita “Situasi Hidup atau Mati” dari Penumpang yang Mendaratkan Pesawat Tanpa Pengalaman Terbang

Cerita “Situasi Hidup atau Mati” dari Penumpang yang Mendaratkan Pesawat Tanpa Pengalaman Terbang

Global
Kenapa Beberapa Orang Tak Segan Menonton Film Porno di Tempat Umum, Ini 3 Alasannya

Kenapa Beberapa Orang Tak Segan Menonton Film Porno di Tempat Umum, Ini 3 Alasannya

Global
Terungkap Motif Pelaku Penembakan Massal di Gereja AS: Punya “Kebencian Terhadap Taiwan”

Terungkap Motif Pelaku Penembakan Massal di Gereja AS: Punya “Kebencian Terhadap Taiwan”

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.