Di Ambang Invasi Rusia ke Ukraina, Begini Situasi Terbaru di Medan Konflik

Kompas.com - 06/12/2021, 12:00 WIB
Foto yang dirilis Kementerian Pertahanan Rusia, memperlihatkan sepasang jet tempur Su-35 terbang di langit Rusia, Minggu (28/11/2021). Ukraina dan para pejabat negara Barat khawatir pengerahan pasukan Rusia ke perbatasan dekat Ukraina adalah rencana invasi ke negara tetangga bekas Uni Soviet tersebut. KEMENTERIAN PERTAHANAN RUSIA via APFoto yang dirilis Kementerian Pertahanan Rusia, memperlihatkan sepasang jet tempur Su-35 terbang di langit Rusia, Minggu (28/11/2021). Ukraina dan para pejabat negara Barat khawatir pengerahan pasukan Rusia ke perbatasan dekat Ukraina adalah rencana invasi ke negara tetangga bekas Uni Soviet tersebut.

KIEV, KOMPAS.com - Negara-negara Barat semakin khawatir Rusia sedang merencanakan invasi musim dingin ke Ukraina.

Lalu, apa yang memicu kekhawatiran invasi Rusia ke Ukraina, dan apa yang diincar Moskwa ini medan konflik ini?

Berikut rangkumannya dari AFP, Kamis (2/12/2021).

Baca juga: Ukraina Sebut Rusia Akan Menyerang Besar-besaran Januari 2022

1. Apa yang memicu kekhawatiran?

Seorang tentara Ukraina sedang bertugas jaga pos di garis depan perbatasan dengan separatis dukungan Rusia, tak jauh dari Gorlivka, region Donetsk, 27 April 2021.AFP PHOTO/ANATOLII STEPANOV Seorang tentara Ukraina sedang bertugas jaga pos di garis depan perbatasan dengan separatis dukungan Rusia, tak jauh dari Gorlivka, region Donetsk, 27 April 2021.
Pada akhir Oktober, video-video mulai beredar di media sosial yang menunjukkan Rusia mengerahkan tentara, tank, dan rudal ke perbatasan Ukraina.

Para pejabat Ukraina pada saat itu mengatakan, Rusia mengutus sekitar 115.000 tentara ke daerah tersebut.

Kiev dan para sekutu Baratnya sejak lama menuduh Moskwa mengirim pasukan dan senjata melintasi perbatasan, untuk mendukung separatis pro-Rusia yang merebut dua wilayah timur pada 2014 tak lama setelah Rusia mencaplok Crimea.

Akan tetapi, Kremlin membantah klaim tersebut.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken bulan lalu berujar, Washington khawatir dengan aktivitas Rusia yang tidak biasa ini, dan memperingatkan Moskwa agar tidak membuat kesalahan serius lain seperti tahun 2014.

2. Mengapa Rusia bertindak sekarang?

Rusia sebelumnya membangun pasukan di perbatasan Ukraina musim semi ini. Beberapa analis berspekulasi idenya adalah untuk mengekstrak keuntungan diplomatik.

Pasukan Rusia mundur tak lama setelah Presiden AS Joe Biden dan Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan KTT.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber AFP
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Xi Jinping Telepon Jokowi, Bahas Apa?

Xi Jinping Telepon Jokowi, Bahas Apa?

Global
Dilema Warga Pasca Erupsi Gunung di La Palma, Bergulat dengan Tumpukan Abu

Dilema Warga Pasca Erupsi Gunung di La Palma, Bergulat dengan Tumpukan Abu

Global
20 Miliarder Baru Muncul di Asia Akibat Pandemi Covid-19

20 Miliarder Baru Muncul di Asia Akibat Pandemi Covid-19

Global
Ribuan Paket Robek Penuhi Jalur Kereta AS, Masalah Pencurian Kontainer Kargo Terungkap

Ribuan Paket Robek Penuhi Jalur Kereta AS, Masalah Pencurian Kontainer Kargo Terungkap

Global
Ingin Kembali Dapat Perlindungan Polisi Inggris, Pangeran Harry Ajukan Tuntutan Hukum

Ingin Kembali Dapat Perlindungan Polisi Inggris, Pangeran Harry Ajukan Tuntutan Hukum

Global
Pelaku Penyanderaan Sinagoga di AS Sempat Tuntut 'Lady Al-Qaeda' Dibebaskan dari Penjara

Pelaku Penyanderaan Sinagoga di AS Sempat Tuntut 'Lady Al-Qaeda' Dibebaskan dari Penjara

Global
Filipina Borong 32 Helikopter Black Hawk Senilai Rp 8,8 Triliun

Filipina Borong 32 Helikopter Black Hawk Senilai Rp 8,8 Triliun

Global
Kecanduan Gula dan 'Junk Food', Ribuan Monyet Makin Agresif Teror Kota di Thailand

Kecanduan Gula dan "Junk Food", Ribuan Monyet Makin Agresif Teror Kota di Thailand

Global
 Separuh Dunia Terdampak, Kenapa Letusan Gunung Berapi Tonga Begitu Dahsyat?

Separuh Dunia Terdampak, Kenapa Letusan Gunung Berapi Tonga Begitu Dahsyat?

Global
Pria India Ciptakan Gambar Terbesar di Dunia, Luasnya Capai 629 Meter Persegi

Pria India Ciptakan Gambar Terbesar di Dunia, Luasnya Capai 629 Meter Persegi

Global
Ini Tanggapan Novak Djokovic Setelah Kalah Banding dan Akan Dideportasi dari Australia

Ini Tanggapan Novak Djokovic Setelah Kalah Banding dan Akan Dideportasi dari Australia

Global
Iseng Buka Google Maps, Pria Ini Tak Sengaja Temukan Objek Mirip UFO

Iseng Buka Google Maps, Pria Ini Tak Sengaja Temukan Objek Mirip UFO

Global
Rasakan Sensasi Kemasukan Air, Telinga Pria Ini Ternyata Kemasukan Kecoa

Rasakan Sensasi Kemasukan Air, Telinga Pria Ini Ternyata Kemasukan Kecoa

Global
Kalah Banding, Novak Djokovic Akan Dideportasi dan Batal Tampil di Australia Open

Kalah Banding, Novak Djokovic Akan Dideportasi dan Batal Tampil di Australia Open

Global
Menlu Kanada Akan Kunjungi Ukraina, Bertekad untuk Cegah Agresi Rusia

Menlu Kanada Akan Kunjungi Ukraina, Bertekad untuk Cegah Agresi Rusia

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.