Kompas.com - 21/10/2021, 21:00 WIB
Paus Fransiskus tiba untuk audiensi umum mingguannya di aula Paus Paulus VI di Vatikan, Rabu, 20 Oktober 2021. AP PHOTO/ALESSANDRA TARANTINOPaus Fransiskus tiba untuk audiensi umum mingguannya di aula Paus Paulus VI di Vatikan, Rabu, 20 Oktober 2021.

ROME, KOMPAS.com - Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun secara tak terduga berjalan ke atas panggung selama audiensi umum Paus Fransiskus dan mencuri perhatian saat para imam menyampaikan doa kepada kerumunan besar pada Rabu di Vatikan.

Anak itu, mengenakan masker putih dan baju olahraga hitam. Dia dengan santai mendekati Paus Fransiskus dan menggenggam tangannya sebelum menunjuk ke topi putih paus, yang dikenal sebagai zucchetto.

Baca juga: Paus Fransiskus Malu dengan Skandal Pelecehan Seksual yang Menimpa Gereja Katolik Perancis

Paus Fransiskus yang ramah tersenyum dan menjaga bocah itu di sisinya.

Monsinyur Leonardo Sapienza, kepala rumah tangga kepausan, kemudian menyerahkan kursinya agar anak itu bisa duduk di sebelah Pemimpin Gereja Katolik Roma ke 266 itu.

Video dari pelayanan mingguan Paus Fransiskus yang disiarkan langsung itu menunjukkan bocah tersebut berulang kali menunjuk ke topi putih paus dan tampak memintanya.

Anak itu akhirnya meninggalkan panggung tetapi kembali beberapa saat kemudian dan diberi topi putihnya sendiri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kerumunan ribuan orang yang menyaksikan adegan yang hangat itu memberikan tepuk tangan, menurut video itu.

Baca juga: Paus Fransiskus Serukan kepada Eropa Tunjukkan Solidaritas untuk Pemulihan Ekonomi dari Pandemi Covid-19

Bocah itu, yang diidentifikasi oleh Vatican News sebagai Paolo Jr, tampaknya memiliki disabilitas intelektual, kata Paus Fransiskus kemudian kepada hadirin sambil memuji “spontanitas dan kebebasan” anak-anak.

“Saya berterima kasih kepada anak ini atas pelajaran yang telah dia berikan kepada kita semua,” kata paus Fransiskus melansir NY Daily News pada Rabu (20/10/2021).

“Dan semoga Tuhan membantunya dalam keterbatasannya, dalam pertumbuhannya karena dia telah memberikan kesaksian yang datang dari hatinya. Anak-anak tidak memiliki penerjemah otomatis dari hati ke kehidupan. Hati yang memimpin.”

Paus Fransiskus berbicara dengan seorang anak laki-laki berusia 10 tahun Paolo Junior, nama keluarga tidak tersedia, setelah dia tiba-tiba berjalan ke arahnya pada awal audiensi umum mingguan di aula Paus Paulus VI di Vatikan, Rabu, 20 Oktober. 2021. AP PHOTO/ALESSANDRA TARANTINO Paus Fransiskus berbicara dengan seorang anak laki-laki berusia 10 tahun Paolo Junior, nama keluarga tidak tersedia, setelah dia tiba-tiba berjalan ke arahnya pada awal audiensi umum mingguan di aula Paus Paulus VI di Vatikan, Rabu, 20 Oktober. 2021.

Baca juga: Ketika Paus Fransiskus Bercanda: Beberapa Ingin Saya Mati dan Ada yang Siap Gantikan…

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.