Ketika Paus Fransiskus Bercanda: Beberapa Ingin Saya Mati dan Ada yang Siap Gantikan…

Kompas.com - 22/09/2021, 15:45 WIB
Dalam file foto Minggu, 4 Juli 2021 ini, Paus Fransiskus melambai kepada orang banyak ketika dia hendak membacakan doa Angelus dari balkon yang menghadap ke Lapangan Santo Petrus, di Vatikan. AP PHOTO/ALESSANDRA TARANTINODalam file foto Minggu, 4 Juli 2021 ini, Paus Fransiskus melambai kepada orang banyak ketika dia hendak membacakan doa Angelus dari balkon yang menghadap ke Lapangan Santo Petrus, di Vatikan.

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Paus Fransiskus mencetuskan candaan bahwa "beberapa orang menginginkan saya mati" dan para kardinal sudah bersiap untuk menggantikannya.

Guyonan tersebut dilontarkan pemimpin Gereja Katolik Roma ke-266 itu setelah menjalani operasi usus besar musim panas ini, menurut sebuah laporan media Selasa (21/9/2021).

Baca juga: Paus Fransiskus Serukan kepada Eropa Tunjukkan Solidaritas untuk Pemulihan Ekonomi dari Pandemi Covid-19

Paus berusia 84 tahun membuat komentar tersebut selama pertemuan dengan sesama Jesuit di Bratislava pada 12 September, menurut jurnal Jesuit La Civilta Cattolica.

Ditanya oleh salah satu yang hadir bagaimana keadaannya, Fransiskus menjawab: "Masih hidup, meskipun beberapa orang menginginkan saya mati.

"Saya tahu bahkan ada pertemuan antara para uskup yang menganggap kondisi paus lebih serius daripada yang dikatakan. Mereka sedang mempersiapkan konklaf. Ah sudahlah!"

Ketika seorang Paus meninggal atau pensiun, para kardinal bertemu dalam konklaf rahasia untuk memilih penggantinya dari antara rekan-rekan mereka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Puji Tuhan, saya baik-baik saja. Menjalani operasi itu adalah keputusan yang tidak ingin saya ambil," lanjut Fransiskus melansir AFP.

"Perawatlah yang meyakinkan saya. Perawat terkadang lebih memahami situasi daripada dokter karena mereka berhubungan langsung dengan pasien."

Baca juga: Kunjungi Hongaria, Paus Fransiskus Peringatkan Ada Ancaman Anti-Semitisme di Eropa

Paus Fransiskus menjalani operasi pada 4 Juli setelah menderita sejenis divertikulitis, radang yang berkembang di lapisan usus, dan keluar dari rumah sakit setelah 10 hari.

Ini bukan pertama kalinya pria yang memiliki nama lengkap Jorge Mario Bergoglio ini mengomentari rumor yang dipicu oleh kesehatannya.

Setelah media melaporkan bulan lalu bahwa dia mungkin mengundurkan diri, dia mengatakan kepada radio Spanyol Cope bahwa "itu bahkan tidak terlintas dalam pikiran saya".

Fransiskus berada di Bratislava sebagai bagian dari perjalanan empat hari ke Slovakia dan Budapest.

Orang Argentina itu terpilih sebagai Paus pada 2013 setelah pengunduran diri pendahulunya, Benediktus XVI, yang menjadi paus pertama sejak Abad Pertengahan yang berhenti dari jabatan itu.

Baca juga: Paus Fransiskus Tepis Isu Mengundurkan Diri, Akan Perbanyak Kunjungan Luar Negeri

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.