Netizen China Rayakan Kemenangan Emma Raducanu di US Open, Ini Sebabnya

Kompas.com - 13/09/2021, 21:21 WIB
Petenis asal Inggris, Emma Raducanu, mengangkat trofi juara US Open 2021 usai mengalahkan petenis asal Kanada, Leylah Fernandez, dengan skor 6-4 dan 6-3 pada pertandingan final yang digelar di USTA Billie Jean King National Tennis Center, New York City, Sabtu (11/9/2021) waktu setempat. (Foto oleh AL BELLO/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/Getty Images via AFP). Getty Images via AFP/AL BELLOPetenis asal Inggris, Emma Raducanu, mengangkat trofi juara US Open 2021 usai mengalahkan petenis asal Kanada, Leylah Fernandez, dengan skor 6-4 dan 6-3 pada pertandingan final yang digelar di USTA Billie Jean King National Tennis Center, New York City, Sabtu (11/9/2021) waktu setempat. (Foto oleh AL BELLO/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/Getty Images via AFP).

BEIJING, KOMPAS.com - Netizen China diketahui ikut merayakan kemenangan petenis Inggris Emma Raducanu di US Open, karena Emma adalah keturunan Tionghoa.

Emma lahir di Kanada. Ayahnya berasal dari Romania, sementara ibunya adalah warga "Negeri Panda". Mereka pindah ke London saat Emma berusia dua tahun.

Banyak warganet di Weibo gembira akan prestasi Emma. Apalagi setelah videonya berterima kasih kepada fans dalam bahasa Mandarin viral.

Baca juga: Emma Raducanu Dapat Ucapan Selamat dari Ratu Elizabeth II Usai Juara US Open 2021

"Dia berbicara seperti gadis Dong Bei," kata salah satu warganet, merujuk kepada kampung halaman ibu Emma di timur laut China.

Emma Raducanu sempat menceritakan dirinya yang keturunan Tionghoa dalam wawancara terdahulu, membuat netizen "Negeri Panda" bangga.

"Dia mengatakan sering datang ke China, dan mengidolakan Li Na. Saya begitu tersentuh," ujar pengguna Weibo lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa warganet menyamakan petenis peringkat 23 dunia tersebut dengan bintang pop Taiwan, Rainie Yang.

Tetapi seperti dilansir BBC, ada juga yang berusaha menjaga jarak. "Dia itu Inggris. Kenapa kalian berusaha mengeklaimnya?"

Dalam wawancara itu, Emma mengatakan dia memberikan kredit kepada keluarga ibunya yang disebut bermental tangguh.

Emma Raducanu menuturkan, dari ibunya dia belajar tentang disiplin dan menghormati orang lain. "Saya bisa mengatakan dialah sebagian besar inspirasi saya," ujar dia.

Remaja yang berkunjung ke rumah keluarga ibunya di Shenyang setiap liburan itu mengaku sangat suka menonton acara TV Taiwan.

Pada Sabtu (11/9/2021), dia mengandaskan wakil Kanada Leylah Fernandez straight sets dengan skor 6-4 dan 6-3.

Kemenangan Emma di US Open membuatnya jadi wanita Inggris pertama dalam 44 tahun terakhir yang juara Grand Slam.

Baca juga: Profil Emma Raducanu: Petenis Remaja Fenomenal, Juara US Open 2021


Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.