Iran Akhirnya Izinkan Badan PBB Memeriksa Alat Pemantau Nuklir Miliknya

Kompas.com - 13/09/2021, 13:59 WIB
Kepala Organisasi Energi Atom Iran, Mohammad Eslami, tengah, berbicara dalam konferensi pers bersama dengan Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional, IAEA, Rafael Mariano Grossi, kedua kanan, di Teheran, Iran, Minggu, 12 September 2021. AEOI via APKepala Organisasi Energi Atom Iran, Mohammad Eslami, tengah, berbicara dalam konferensi pers bersama dengan Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional, IAEA, Rafael Mariano Grossi, kedua kanan, di Teheran, Iran, Minggu, 12 September 2021.

TEHERAN, KOMPAS.com - Iran akan mengizinkan inspektur dari pengawas nuklir PBB untuk melakukan pemeriksaan pada peralatan pemantauan nuklir Iran, menurut pernyataan bersama oleh pejabat dari Iran dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Kesepakatan itu muncul menjelang pertemuan penting IAEA pada Senin (13/9/2921), dan telah disebut-sebut sebagai tanda bahwa hubungan antara Iran dan IAEA bergerak maju menyusul kehancurannya dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Korea Utara Tampak Memulai Kembali Operasi Reaktor Penghasil Senjata Nuklir

"Para pihak mengingatkan dan menegaskan kembali semangat kerja sama dan saling percaya serta kelanjutannya dan menekankan perlunya mengatasi masalah yang relevan dalam suasana yang konstruktif dan eksklusif secara teknis," kata kepala Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) Mohammad Eslami dan Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi dalam pernyataan bersama pada Minggu (12/9/2021) melansir CNN.

Pernyataan tersebut dikeluarkan setelah pertemuan dua pemimpin di Teheran selama akhir pekan.

Inspektur IAEA akan diizinkan untuk memeriksa peralatan dan mengganti media penyimpanan, yang akan disimpan di bawah segel bersama IAEA dan AEOI di Republik Islam Iran.

Iran sebelumnya mengatakan berencana mencegah IAEA meninjau rekaman video beberapa situs nuklir Iran sampai ada kesepakatan untuk menyelamatkan kesepakatan nuklir 2015 yang ditandatangani dengan AS, Inggris, Perancis, Rusia, China, dan Jerman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Israel Tuding Iran Beri Pelatihan Drone kepada Milisi Asing

Di bawah ketentuan kesepakatan, Iran menyetujui pembatasan dan pemantauan internasional pada pengembangan nuklir Iran, dengan imbalan keringanan sanksi. Namun, kesepakatan itu goyah sejak penarikan Presiden Donald Trump dari pakta tersebut pada 2018.

Namun setelah kesepakatan pada Minggu (12/9/2021), IAEA akan dapat setidaknya memeriksa peralatan untuk pemantauan nuklir di Iran.

Eslami dikutip oleh kantor berita Iran Tasnim mengatakan negosiasi pada Minggu (12/9/2021) sebagai perkembangan "konstruktif."

"Kami telah sepakat dalam pertemuan IAEA berikutnya bahwa Iran akan berpartisipasi dan di sela-sela pertemuan kami akan melanjutkan negosiasi," kata Eslami, menurut Tasnim.

"Kami juga sepakat kepala IAEA akan melakukan perjalanan ke Iran dalam waktu dekat dan akan bernegosiasi dengan para pejabat. Bagi kami membangun kepercayaan sangat penting dan kami ingin saling percaya antara Iran dan IAEA - itu penting," tambah Eslami.

Baca juga: Rusia Diduga Persiapkan Uji Coba Skyfall, Rudal Jelajah Bertenaga Nuklir

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
INTERNASIONAL
Dampak Radiasi Nuklir
Dampak Radiasi Nuklir
INTERNASIONAL
Manfaat Nuklir
Manfaat Nuklir
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.