Mantan Ibu Negara Haiti Ungkap Bagaimana Dia Lolos di Malam Pembunuhan Presiden

Kompas.com - 01/08/2021, 07:46 WIB
Dalam foto selebaran yang dirilis oleh Menteri Luar Negeri Haiti untuk Komunikasi, ibu negara Haiti Martine Moise, mengenakan rompi anti peluru dan lengan kanannya di gendongan, tiba di Bandara Internasional Toussaint Louverture, di Port-au-Prince, Haiti, Sabtu , 17 Juli 2021. APDalam foto selebaran yang dirilis oleh Menteri Luar Negeri Haiti untuk Komunikasi, ibu negara Haiti Martine Moise, mengenakan rompi anti peluru dan lengan kanannya di gendongan, tiba di Bandara Internasional Toussaint Louverture, di Port-au-Prince, Haiti, Sabtu , 17 Juli 2021.

PORT-AU-PRINCE, KOMPAS.com - Janda dari Presiden Haiti yang terbunuh Jovenel Moise mengingat saat-saat mengerikan suaminya ditembak mati di sebelahnya, dan mengeklaim dia bisa selamat karena para pembunuh mengira dia sudah mati.

"Ketika mereka pergi, mereka mengira saya sudah mati," kata Martine Moise (47 tahun), kepada New York Times.

Baca juga: Diduga Terlibat Pembunuhan Presiden Haiti, Kepala Keamanan Moise Ditangkap

Presiden Moise dan Ibu Negara Martine sedang tidur di tempat tidur rumah mereka di perbukitan Port-au-Prince pada 7 Juli. Lalu suara tembakan yang memekakkan telinga terdengar, dan membangunkan mereka dalam keadaan panik.

Martine berlari membangunkan dua anaknya yang sudah dewasa. Dia menginstruksikan mereka bersembunyi dengan anjing keluarga di kamar mandi, satu-satunya ruangan tanpa jendela.

Presiden Moise menelepon kepala keamanannya dan menyuruh istrinya untuk berbaring di lantai.

“Di situlah saya pikir Anda akan aman,” dia ingat kata-kata suaminya. Ternyata itu adalah hal terakhir yang akan dia katakan kepada istrinya selama 25 tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa saat kemudian sekelompok pembunuh masuk ke kamar tidur presiden dan melepaskan tembakan.

Tembakan senjata mengenai Martine lebih dulu, di tangan dan siku, saat dia berbaring di lantai seperti yang diinstruksikan.

Sikunya hancur oleh tembakan dan mulutnya dipenuhi darah yang sudah memenuhi lantai tempat dia terbaring.

“Satu-satunya hal yang saya lihat sebelum mereka membunuhnya adalah sepatu bot mereka. Kemudian saya memejamkan mata, dan saya tidak melihat apa-apa lagi.”

Baca juga: Presiden Haiti Akhirnya Dimakamkan Selang 2 Pekan Setelah Dibunuh

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korut Ejek Uji Coba Rudal Balistik Kapal Selam Korsel, Disebut Kikuk dan Belum Sempurna

Korut Ejek Uji Coba Rudal Balistik Kapal Selam Korsel, Disebut Kikuk dan Belum Sempurna

Global
Momen Menegangkan Berjalan di Seutas Tali Sepanjang 600 Meter dari Menara Eiffel

Momen Menegangkan Berjalan di Seutas Tali Sepanjang 600 Meter dari Menara Eiffel

Global
Hari Terakhir Kampanye Pemilu Kanada, PM Justin Trudeau Sindir Pesaingnya

Hari Terakhir Kampanye Pemilu Kanada, PM Justin Trudeau Sindir Pesaingnya

Global
TNI AL Bakal Punya Dua Fregat Arrowhead 140 Baru, Dibangun PT PAL

TNI AL Bakal Punya Dua Fregat Arrowhead 140 Baru, Dibangun PT PAL

Global
Ilmuwan Singapura Ubah Kulit Durian Jadi Perban Anti-bakteri

Ilmuwan Singapura Ubah Kulit Durian Jadi Perban Anti-bakteri

Global
Ini PLTS Terbesar di Dunia, Lebih Luas daripada Jakarta Pusat

Ini PLTS Terbesar di Dunia, Lebih Luas daripada Jakarta Pusat

Global
Heboh Ada Rambut Keluar dari Kuburan Tua 100 Tahun, Ini Dugaan Penyebabnya

Heboh Ada Rambut Keluar dari Kuburan Tua 100 Tahun, Ini Dugaan Penyebabnya

Global
10.000 Migran Haiti yang Berlindung di Bawah Jembatan Texas Akan Dideportasi AS

10.000 Migran Haiti yang Berlindung di Bawah Jembatan Texas Akan Dideportasi AS

Global
4 Tokoh Sejarah Dunia Penyebab Kerugian Ekonomi Terbesar, Salah Satunya Mansa Musa I

4 Tokoh Sejarah Dunia Penyebab Kerugian Ekonomi Terbesar, Salah Satunya Mansa Musa I

Internasional
Taliban Perintahkan Karyawan Wanita di Ibu Kota Afghanistan Tetap di Rumah

Taliban Perintahkan Karyawan Wanita di Ibu Kota Afghanistan Tetap di Rumah

Global
Preview Pemilu Kanada: Bisakah PM Justin Trudeau Menangi Periode Ketiga?

Preview Pemilu Kanada: Bisakah PM Justin Trudeau Menangi Periode Ketiga?

Global
Heboh di AS, Misteri Hilangnya Selebgram Gabby Petito, Pacarnya Mencurigakan

Heboh di AS, Misteri Hilangnya Selebgram Gabby Petito, Pacarnya Mencurigakan

Global
Legenda Tinju Manny Pacquiao Maju Jadi Calon Presiden Filipina, Kebijakan di Laut China Selatan Mungkin Berubah

Legenda Tinju Manny Pacquiao Maju Jadi Calon Presiden Filipina, Kebijakan di Laut China Selatan Mungkin Berubah

Global
Gunung Berapi Meletus di Pulau Atlantik, Pertama Kali dalam 50 Tahun

Gunung Berapi Meletus di Pulau Atlantik, Pertama Kali dalam 50 Tahun

Global
Pesawat AL AS Jatuh di Permukiman, 2 Pilot Dilarikan ke RS

Pesawat AL AS Jatuh di Permukiman, 2 Pilot Dilarikan ke RS

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.