Kompas.com - 27/07/2021, 13:15 WIB
Justin Ng ketika dihentikan polisi di pos perbatasan Singapura pada 2 Januari 2019. Ng ditangkap karena menyembunyikan 4 ekor anak kucing di dalam celananya. CNA via World of BuzzJustin Ng ketika dihentikan polisi di pos perbatasan Singapura pada 2 Januari 2019. Ng ditangkap karena menyembunyikan 4 ekor anak kucing di dalam celananya.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Seorang pria di Singapura dan ibunya dipenjara setelah menyelundupkan empat ekor anak kucing di dalam celana.

Justin Ng dikurung selama 12 pekan karena berusaha memasukkan anak kucing itu. Ibunya, Leong Sok Boy, dibui selama 40 hari.

Seperti diberitakan Channel News Asia, Leong mengaku bersalah karena mengimpor kucing hidup tanpa izin resmi.

Baca juga: Alasan Ilmiah di Balik Perilaku Kucing yang Tampak Kejam

Sementara Ng mengaku bersalah atas dua dakwaan pelanggaran UU Hewan dan Burung, karena tidak mengimpor anak kucing itu secara aman.

Dilansir World of Buzz Minggu (25/7/2021), pria berusia 47 tahun itu dituding membuat hewan kecil itu menderita karena dimasukkan ke celana.

Keterangan sidang mengungkapkan awalnya petugas dari Otoritas Imigrasi dan Pemeriksaan (ICA) menahan mobil berplat Singapura di Pos Tuas, pada 11 Agustus 2018.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat itu, Leong duduk di belakang sementara putranya di kursi depan. Adapun mobil dikemudikan oleh teman Ng, Leow Hua Liang.

Petugas ICA menemukan kucing kecil tersebut di dalam tas Leong, dan enam ekor lainnya di tas kanvas plastik di bagasi.

ICA berpendapat bahwa ketiganya berusaha menyembunyikan binatang itu dan tidak membawa izin untuk membawanya.

Baca juga: Kucing Korban Runtuhnya Apartemen Florida Ditemukan Masih Hidup, Pemilik Terharu

Leong mengeklaim kalau itu kucingnya dan tidak untuk diperjualbelikan. Meski begitu, petugas tetap menyitanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.