Taliban: Tidak Ingin Monopoli Afghanistan, Hanya Presiden Ashraf Ghani Harus Dicopot

Kompas.com - 24/07/2021, 07:19 WIB
Anggota Taliban di Distrik Shindand, provinsi Herat, Afghanistan, 27 Mei 2016. AP PHOTOAnggota Taliban di Distrik Shindand, provinsi Herat, Afghanistan, 27 Mei 2016.

KABUL, KOMPAS.com - Taliban mengatakan tidak ingin memonopoli kekuasaan, tetapi akan terus berperang di Afghanistan sampai ada negosiasi baru dengan pemerintah di Kabul dan Presiden Ashraf Ghani dicopot.

Dalam wawancara dengan Associated Press, juru bicara Taliban Suhail Shaheen yang juga anggota tim negosiasi, menjelaskan sikap kelompok itu tentang apa yang akan terjadi selanjutnya di negara yang diliputi konflik.

Taliban dengan cepat menduduki sejumlah wilayah Afghanistan dalam beberapa pekan terakhir, merebut seluruh perbatasan strategis dan mengancam sejumlah ibu kota provinsi, saat pasukan terakhir Amerika Serikat dan NATO ditarik dari Afghanistan.

Baca juga: Afghanistan Bantah Taliban Kuasai 90 Persen Perbatasan Negara

Pada pekan ini, pejabat tinggi militer AS, Jenderal Mark Milley, mengatakan dalan konferensi pers di Pentagon bahwa Taliban memiliki "momen strategis" dan dia tidak menampik adanya kemungkinan Taliban pengambilalihan Afghanistan sepenuhnya.

Menurutnya, hal itu tidak bisa dihindari.

Sekitar 20 tahun yang lalu, Afghanistan di bawah pemerintahan Taliban dan sejumlah kebijakan yang diterapkan adalah tidak ada pendidikan untuk anak perempuan dan perempuan bekerja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kenangan 20 tahun itu yang kemudian memicu ketakutan warga Afghanistan bahwa sikap konservatif yang keras dari Taliban akan mereka alami kembali.

Warga Afghanistan yang mampu berusaha mengajukan visa untuk meninggalkan Afghanistan dan ketakutan akan kekacauan yang diliputi kekerasan.

Penarikan pasukan AS dan NATO lebih dari 95 persen telah dilakukan dan akan selesai pada 31 Agustus.

Baca juga: Penerjemah Afghanistan untuk Pasukan AS Ini Dipenggal Taliban

Presiden Ghani harus dicopot

Shaheen mengatakan Taliban akan menurunkan senjata ketika negosiasi pemerintah dapat diterima oleh semua pihak yang berkonflik di Kabul dan pemerintahan Ghani dicopot.

Halaman:

Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Misteri Pandemi 1916, Penyakit Tidur yang Buat Banyak Orang Mati dalam Lelap

Kisah Misteri Pandemi 1916, Penyakit Tidur yang Buat Banyak Orang Mati dalam Lelap

Global
Seorang Wanita Potong Penis Suami Gara-gara Alami Kekerasan Rumah Tangga

Seorang Wanita Potong Penis Suami Gara-gara Alami Kekerasan Rumah Tangga

Global
Maut di Bandara Tenerife 1977, Tabrakan Pesawat Korbankan Ratusan Nyawa

Maut di Bandara Tenerife 1977, Tabrakan Pesawat Korbankan Ratusan Nyawa

Global
Hanyut di Laut Setelah Kapal Karam, Ibu Selamatkan Anak-anaknya dengan Menyusui hingga Meninggal

Hanyut di Laut Setelah Kapal Karam, Ibu Selamatkan Anak-anaknya dengan Menyusui hingga Meninggal

Global
Petaka di Udara: 4 Kecelakan Pesawat Terbesar Sepanjang Masa

Petaka di Udara: 4 Kecelakan Pesawat Terbesar Sepanjang Masa

Global
Profil James Marape, Perdana Menteri Papua Nugini

Profil James Marape, Perdana Menteri Papua Nugini

Global
Mansa Musa I dari Kekaisaran Mali, Kaisar Terkaya dalam Sejarah Peradaban Manusia

Mansa Musa I dari Kekaisaran Mali, Kaisar Terkaya dalam Sejarah Peradaban Manusia

Internasional
Tim Sepak Bola Putri Afghanistan Melarikan Diri dengan Burka Lintasi Perbatasan ke Pakistan

Tim Sepak Bola Putri Afghanistan Melarikan Diri dengan Burka Lintasi Perbatasan ke Pakistan

Global
Judas Cradle, Metode Penyiksaan dengan Kursi Piramid, Seperti Apa Itu?

Judas Cradle, Metode Penyiksaan dengan Kursi Piramid, Seperti Apa Itu?

Global
Kisah Tentara AS yang Berduka Jelang Eksekusi Saddam Hussein pada 2006

Kisah Tentara AS yang Berduka Jelang Eksekusi Saddam Hussein pada 2006

Global
Merampok Bank, Diunggah ke YouTube: Kisah Sensasional Hannah Sabata

Merampok Bank, Diunggah ke YouTube: Kisah Sensasional Hannah Sabata

Global
Fakta Tak Terduga Hitler, Bercita-cita jadi Imam hingga Nominasi Nobel

Fakta Tak Terduga Hitler, Bercita-cita jadi Imam hingga Nominasi Nobel

Global
Gliese 1214 b, Planet Kaya Air tapi Tak Bisa Ditinggali, Mengapa?

Gliese 1214 b, Planet Kaya Air tapi Tak Bisa Ditinggali, Mengapa?

Global
Taliban Sita Rp 176 Miliar Uang dan Emas dari Mantan Pejabat Afghanistan

Taliban Sita Rp 176 Miliar Uang dan Emas dari Mantan Pejabat Afghanistan

Global
Kisah David Purnomo, Masih 14 Tahun Sudah Diterima Kuliah di AS

Kisah David Purnomo, Masih 14 Tahun Sudah Diterima Kuliah di AS

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.