Kompas.com - 22/06/2021, 15:14 WIB
Foto yang belum pernah dipublikasikan menggambarkan benda tidak dikenal berbentuk kubus, diambil pada 2018 di lepas Pantai Timur Amerika Serikat oleh seorang pilot militer menggunakan kamera ponselnya. UAPTF via DAILY MAILFoto yang belum pernah dipublikasikan menggambarkan benda tidak dikenal berbentuk kubus, diambil pada 2018 di lepas Pantai Timur Amerika Serikat oleh seorang pilot militer menggunakan kamera ponselnya.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Kelompok yang meneliti UFO menyambut baik laporan Pentagon, berisi detil mengenai "fenomena udara tak dikenal".

Para peneliti dan penyelidik adanya kehidupan selain Bumi itu selama ini diejek sebagai penganut teori konspirasi.

Karena itu, dokumen "Gugus Tugas UAP" bahwa mereka mengoleksi bukti bagi Kementerian Pertahanan AS selama 10 tahun terakhir menguatkan dugaan mereka.

Baca juga: Di Inggris Muncul Kecurigaan UFO Adalah Drone Canggih dari Rusia dan China

Chris Jones dari Mutual UFO Network mengatakan, fenomen yang mereka selidiki sudah divalidasi oleh dokumen Pentagon.

"Ya, ada sesuatu di luar angkasa. Kami tidak tahu apa itu, namun menarik kami telusuri dan sudah kami lakukan selama bertahun-tahun," kata dia.

Gugus tugas yang dibentuk pemerintah AS disebut menginvestigasi puluhan laporan kontak yang dialami personel militer maupun obyek terbang tak dikenal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Laporan terbaru yang muncul ke publik adalah pilot Angkatan Laut AS, bahwa ada benda yang melanggar hukum fisika.

Dilansir Sky News Senin (21/6/2021), Sean Cahill adalah kru kapal penjelajah rudal USS Princeton ketika pada 2004, dia melihat apa yang disebut "tic-tac".

Benda itu berbentuk lonjong putih, seukuran pesawat kecil, tak menunjukkan propulsi konvensional dan melesat dalam kecepatan tinggi.

Baca juga: Menanti Kejelasan UFO dari Publikasi Laporan Militer AS

Saat itu, Cahill mengungkapkan reaksi acuh tak acuh Washington membuatnya mengira benda itu adalah bagian dari program rahasia AS.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Reporter TV Jerman Dipecat Setelah Tertangkap Kamera Warga Hanya Berpura-pura Bantu Banjir

Reporter TV Jerman Dipecat Setelah Tertangkap Kamera Warga Hanya Berpura-pura Bantu Banjir

Global
Separuh Eropa Divaksin Covid-19, Tetap Waspadai Varian Delta

Separuh Eropa Divaksin Covid-19, Tetap Waspadai Varian Delta

Global
Permintaan Mobil Listrik Melonjak, Apakah Litium akan Habis?

Permintaan Mobil Listrik Melonjak, Apakah Litium akan Habis?

Global
Nekat Bawa Kabur Istri Raja, Terjadilah Perang Troya

Nekat Bawa Kabur Istri Raja, Terjadilah Perang Troya

Global
Hampir Separuh Kasus Baru Covid-19 di AS Terjadi di Tiga Negara Bagian

Hampir Separuh Kasus Baru Covid-19 di AS Terjadi di Tiga Negara Bagian

Global
Peneliti Ingin Temukan Motif Kejadian Langka Simpanse Bunuh Gorila

Peneliti Ingin Temukan Motif Kejadian Langka Simpanse Bunuh Gorila

Global
Studi Terbaru: Minum Kopi Terlalu Banyak Tingkatkan Risiko Demensia

Studi Terbaru: Minum Kopi Terlalu Banyak Tingkatkan Risiko Demensia

Global
China Balas Jatuhkan Sanksi ke Pejabat dan Entitas AS

China Balas Jatuhkan Sanksi ke Pejabat dan Entitas AS

Global
Jaringan TV Korea Selatan Minta Maaf Setelah Pakai Ikon dan Keterangan Tak Pantas dalam Olimpiade Tokyo 2020

Jaringan TV Korea Selatan Minta Maaf Setelah Pakai Ikon dan Keterangan Tak Pantas dalam Olimpiade Tokyo 2020

Global
Jasad Seorang Influencer China Ditemukan Jatuh dari Crane dengan HP Masih Merekam

Jasad Seorang Influencer China Ditemukan Jatuh dari Crane dengan HP Masih Merekam

Global
Jepang dan Perancis Sepakat Amankan Indo-Pasifik yang Bebas Terbuka

Jepang dan Perancis Sepakat Amankan Indo-Pasifik yang Bebas Terbuka

Global
Kasus Covid-19 Melonjak, Vietnam Lockdown Hanoi 15 Hari

Kasus Covid-19 Melonjak, Vietnam Lockdown Hanoi 15 Hari

Global
Atlet Judo Aljazair Mundur dari Olimpiade Tokyo Saat Harus Berhadapan dengan Israel

Atlet Judo Aljazair Mundur dari Olimpiade Tokyo Saat Harus Berhadapan dengan Israel

Global
Polemik Great Barrier Reef, Antara 'Status Bahaya' dan Pemulihan

Polemik Great Barrier Reef, Antara "Status Bahaya" dan Pemulihan

Global
Kontak dengan Orang Positif Covid-19, Kontingen Italia Olimpiade Tokyo 2020 Dikarantina

Kontak dengan Orang Positif Covid-19, Kontingen Italia Olimpiade Tokyo 2020 Dikarantina

Global
komentar
Close Ads X