Pakar: Pemerintahan Baru Israel adalah Kesempatan Biden Atur Ulang Kesepakatan di Timur Tengah

Kompas.com - 15/06/2021, 16:12 WIB
Presiden Joe Biden berbicara pada acara Memorial Day di Veterans Memorial Park di Delaware Memorial Bridge di New Castle, Del., Minggu, 30 Mei 2021. AP PHOTO/PATRICK SEMANSKYPresiden Joe Biden berbicara pada acara Memorial Day di Veterans Memorial Park di Delaware Memorial Bridge di New Castle, Del., Minggu, 30 Mei 2021.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Terbentuknya pemerintahan baru Israel dengan Naftali Bennett sebagai Perdana Menteri memberikan kesempatan untuk Presiden AS Joe Biden mengatur ulang kesepakatan AS di Timur Tengah.

"Biden mendapatkan keuntungan," kata Aaron David Miller, seorang senior di Carnegie Endowment for International Peace di Washington DC, tentang dampak jatuhnya kepemimpinan Benjamin Netanyahu.

"Biden memiliki ruang gerak dan waktu. Bennett tampaknya tidak ingin pertempuran," ucap Miller kepada Al Jazeera.

Baca juga: Perdana Menteri Palestina: Naftali Bennett dan Benjamin Netanyahu Sama Buruknya

Melansir Al Jazeera pada Senin (14/6/2021), pemerintahan baru Israel dapat membantu mengatur panggung politik untuk perjanjian terbatas antara Hamas dan Otoritas Palestina.

Memungkinkan juga perluasan kesepakatan ekonomi dengan negara-negara Arab, yang akan menjadi kesempatan bagi pemerintahan Biden.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Koalisi baru Israel terpilih menjadi anggota Knesset pada 13 Juni dengan selisih yang paling tipis, yaitu 60 dari 120 anggota Knesset mendukung pemerintahan baru Israel. Adapun 59 suara menentang dengan satu abstain.

Koalisi tersebut dipimpin oleh Bennett dari partai Yamina dan Yair Lapid dari Yesh Atid. Selain itu, mencakup 6 partai lain dari kiri dan kanan politik Israel, termasuk partai Arab Palestina, untuk pertama kalinya.

Koalisi berbagai partai itulah yang mengakhiri 12 tahun masa jabatan mantan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Pemerintahan baru Israel itu disambut oleh Washington, dan staf Gedung Putih sedang mencari tanggal yang pas untuk Biden menjamu Bennett dalam kunjungan kenegaraan.

Baca juga: Lengserkan Rezim 12 Tahun, Ini Janji dan Tantangan PM Baru Israel Naftali Bennett

"Pemerintahan Biden sedang mengatur ulang," ujar Hassan El-Tayyab, pelobi utama kebijakan Timur Tengah untuk Quaker Friends Committee dalam Perundang-undangan Nasional.

Halaman:

Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Spesifikasi Panther, Tank Nazi Jerman dalam Perang Dunia II

Spesifikasi Panther, Tank Nazi Jerman dalam Perang Dunia II

Global
15 Tentara Niger Gugur Disergap Kelompok Teroris

15 Tentara Niger Gugur Disergap Kelompok Teroris

Global
Atlet Olimpiade Protes Diberi Ruang Karantina Covid-19 Seperti Penjara

Atlet Olimpiade Protes Diberi Ruang Karantina Covid-19 Seperti Penjara

Global
Ratusan Ribu Tulang Hewan dan Manusia Ditemukan dalam Gua di Arab Saudi, Peneliti Takjub Kondisinya Baik

Ratusan Ribu Tulang Hewan dan Manusia Ditemukan dalam Gua di Arab Saudi, Peneliti Takjub Kondisinya Baik

Global
Unjuk Rasa Pecah di Berlin Tolak Pembatasan Covid-19, 600 Orang Ditahan

Unjuk Rasa Pecah di Berlin Tolak Pembatasan Covid-19, 600 Orang Ditahan

Global
Atlet Inggris Peraih Emas Olimpiade Kedapatan Merajut Sambil Menonton Pertandingan

Atlet Inggris Peraih Emas Olimpiade Kedapatan Merajut Sambil Menonton Pertandingan

Global
Olimpiade Tokyo 2020: Cerita di Balik Karya Seni Raksasa di Sawah Jepang

Olimpiade Tokyo 2020: Cerita di Balik Karya Seni Raksasa di Sawah Jepang

Global
KABAR DUNIA SEPEKAN: Joe Biden Prediksi Jakarta Tenggelam 10 Tahun Lagi | Raja Malaysia Desak PM Muhyiddin Segera Mundur

KABAR DUNIA SEPEKAN: Joe Biden Prediksi Jakarta Tenggelam 10 Tahun Lagi | Raja Malaysia Desak PM Muhyiddin Segera Mundur

Global
Tank Nazi Perang Dunia II Ditemukan di Ruang Bawah Tanah Seorang Pensiunan, Aparat Bingung Kasih Hukuman

Tank Nazi Perang Dunia II Ditemukan di Ruang Bawah Tanah Seorang Pensiunan, Aparat Bingung Kasih Hukuman

Global
Sejumlah Negara Perketat Pembatasan Covid-19 karena Varian Delta, dari China hingga Australia

Sejumlah Negara Perketat Pembatasan Covid-19 karena Varian Delta, dari China hingga Australia

Global
Ancaman Kim Yo Jong jika Korsel Jadi Latihan Militer bersama AS

Ancaman Kim Yo Jong jika Korsel Jadi Latihan Militer bersama AS

Global
Olimpiade Tokyo, Atlet Lari Belarus Menolak Dipulangkan Usai Kritik Federasi Sendiri

Olimpiade Tokyo, Atlet Lari Belarus Menolak Dipulangkan Usai Kritik Federasi Sendiri

Global
780 WN Australia di Indonesia Minta Pulang, Khawatir dengan Varian Delta

780 WN Australia di Indonesia Minta Pulang, Khawatir dengan Varian Delta

Global
Kebakaran Hutan Melanda Turki, Orang-orang Melarikan Diri dari Rumah

Kebakaran Hutan Melanda Turki, Orang-orang Melarikan Diri dari Rumah

Global
Berhubungan Seks di Mobil Patroli Saat Siang Bolong, 2 Polisi Ini Dipecat

Berhubungan Seks di Mobil Patroli Saat Siang Bolong, 2 Polisi Ini Dipecat

Global
komentar
Close Ads X