PM Perempuan Pertama Samoa Dilantik di Tenda karena Dikunci Oposisi

Kompas.com - 24/05/2021, 21:48 WIB
Perdana menteri terpilih Samoa, Fiame Naomi mata'afa membacakan sumpah jabatan dalam upacara tidak resmi di luar gedung parlemen di Apia, Samoa, pada 24 Mei 2021. Samoa jatuh ke dalam krisis konstitusi setelah Mata'afa, yang memenangkan pemilu April, dikunci dari luar oleh oposisi sekaligus pendukung PM sebelumnya, AP PHOTO/Anetone SagagaPerdana menteri terpilih Samoa, Fiame Naomi mata'afa membacakan sumpah jabatan dalam upacara tidak resmi di luar gedung parlemen di Apia, Samoa, pada 24 Mei 2021. Samoa jatuh ke dalam krisis konstitusi setelah Mata'afa, yang memenangkan pemilu April, dikunci dari luar oleh oposisi sekaligus pendukung PM sebelumnya,

APIA, KOMPAS.com - Perdana menteri perempuan pertama Samoa terpaksa dilantik di tenda, setelah pihak oposisi mengunci gedung parlemen.

Fiame Naomi Mata'afa mengucapkan sumpah jabatan di halaman gedung, membuat publik kebingungan siapa pemimpin sah negara Pasifik itu.

Tuilaepa Sailele Malielegaoi, PM Samoa selama 22 tahun, mengabaikan perintah pengadilan untuk meletakkan jabatan.

Baca juga: Indonesia-Samoa Sepakat Tak Bahas Politik di Pacific Islands Forum

Dilansir BBC, awalnya Mata'afa sudah hadir pada Senin waktu setempat (24/5/2021) untuk menjalani upacara pelantikan.

Namun, mantan wakil PM berusia 64 tahun yang datang bersama hakim ketua tersebut dikunci dari luar oleh sekutu Malielegaoi.

Karena itu, Mata'afa bersama dengan anggota Partai Faatuatua i le Atua Samoa ua Tasi (Fast) pergi ke halaman parlemen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam rilisnya, Partai Fast menyatakan demokrasi harus ditegakkan. "Mereka yang bertindak sebaliknya sudah bermain dengan api."

Upacara yang digelar secara spontanitas itu direspons oposisi. Malielegaoi menyebutnya ilegal dan cacat hukum.

Kontroversi tersebut muncul setelah pemilu Samoa berakhir sengit, dengan masing-masing kubu melancarkan gugatan.

Baca juga: Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Malielegaoi dan partainya, Perlindungan HAM (HRPP) dilengserkan setelah lebih dari dua dekade berkuasa.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber BBC
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.