Kompas.com - 11/05/2021, 18:58 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19 Pfizer berbasis mRNA. Kini vaksin Pfizer dapat disimpan di suhu kulkas biasa. SHUTTERSTOCK/ lupmotionIlustrasi vaksin Covid-19 Pfizer berbasis mRNA. Kini vaksin Pfizer dapat disimpan di suhu kulkas biasa.

ROMA, KOMPAS.com - Seorang wanita di Italia dilarikan ke rumah sakit setelah dia tak sengaja mendapat enam dosis vaksin Covid-19 buatan Pfizer.

Si pasien, berasal dari kawasan Tuscany, harus dirawat intensif karena perawat menyuntiknya sebanyak satu vial.

Gadis berusia 23 tahun itu kini berada dalam kondisi baik setelah mendapat pereda sakit, pasca-injeksi Minggu (9/5/2021).

Baca juga: Pria Ini Terima Vaksin Moderna di Dosis Pertama, dan Vaksin Pfizer di Dosis Kedua

Kantor berita AGI memberitakan, tercatat ada orang yang pernah mendapat suntikan vaksin Covid-19 hingga empat dosis.

Kasus salah injeksi vaksin Pfizer itu sudah dilaporkan ke dinas kesehatan Italia, dilansir The Sun Senin (10/5/2021).

Sementara itu, "Negeri Pizza" berhasil memenuhi target dengan memvaksinasi sekitar setengah juta orang dalam satu hari.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sekitar 17 juta orang sudah mendapat dosis pertama, sementara lebih dari tujuh juta telah dua kali divaksin.

April lalu, pemerintah membuka investigasi apakah vaksin virus corona diambil mafia dan diberikan ke teman mereka daripada pihak yang membutuhkan.

Sepanjang April, 3,1 juta dosis sudah diberikan ke tenaga kesehatan. Namun, ada 2,4 juta dosis yang statusnya "lain-lain".

Komisi anti-mafia kini menyelidiki apakah "lain-lain" membuat mafia sudah menguasai vaksinasi corona.

Kepala komisi Nicola Morra memerintahkan empat region, Sisilia, Calabria, Campania, dan Valle D'Aosta menyerahkan data vaksinasi mereka.

Mario Giarrusso, pejabat komisi anti-mafia menerangkan, keempat region itu harus menjelaskan inokulasi mereka.

Sebabnya, mereka mendapat informasi orang yang sudah divaksin bukan berasal dari kelompok prioritas.

"Terutama di region yang banyak mafia-nya. Jadi, kami berasumsi kriminal itu sudah menguasai vaksin," ujar dia kepada Politico.

Baca juga: Penerima Vaksin Pfizer Mungkin Butuh Dosis Ketiga Setelah 6-12 Bulan

Baca tentang

Sumber The Sun
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X