Kisah Perang: Tiga Kudeta Myanmar dan Berakhirnya Burma

Kompas.com - 02/03/2021, 21:30 WIB
Sejumlah orang memberikan bunga mawar ke polisi, ketika empat aktivis yang ditahan hadir dalam sidang di Mandalay, Myanmar, pada Jumat (5/2/2021). Ratusan guru dan murid turun ke jalan menuntut militer mengembalikan kekuasaan ke para politisi terpilih. AP PHOTOSejumlah orang memberikan bunga mawar ke polisi, ketika empat aktivis yang ditahan hadir dalam sidang di Mandalay, Myanmar, pada Jumat (5/2/2021). Ratusan guru dan murid turun ke jalan menuntut militer mengembalikan kekuasaan ke para politisi terpilih.

YANGON, KOMPAS.com - Konflik antara militer Myanmar dengan pemerintahan sipil sudah berlangsung sejak 1940-an, dan negara itu sudah tiga kali mengalami kudeta.

Setelah merdeka, pemerintahan sipil mengalami awalan buruk pada 1948. Setahun sebelumnya pemimpin nasionalis karismatik Jenderal Aung San yang merupakan ayah Aung San Suu Kyi dibunuh.

Kepemimpinan lalu dilimpahkan ke U Nu yang secara politik kurang kuat.

Baca juga: Kisah Perang: Ketika Sekutu AS-Kanada Serang Pulau Kosong dan Saling Bunuh, 300 Tentara Tewas

Perang Saudara kemudian pecah pada 1949 antara pemerintah dengan pemberontak, termasuk tentara komunis dan beragam etnis.

Pertempuran itulah yang menjadi momentum militer untuk mengambil alih kekuasaan melalui Jenderal Ne Win.

Ia membawa ideologi baru yang menggabungkan Buddhisme dan Marxisme, yang dikenal sebagai "Jalan Burma menuju Sosialisme".

Akibatnya, institusi demokrasi dan kebebasan sipil pun berakhir.

Setelahnya militer berkuasa selama hampir 60 tahun. Ada beberapa motif kenapa mereka bersikeras memimpin negara, tetapi yang terkuat adalah mempertahankan hak veto.

Baca juga: Kisah Perang Saudara Amerika yang Ditonton Warga Sambil Piknik Makan Sandwich

Indian Express mengabarkan, para eselon atas militer dan keluarga memanfaatkan kekuasaan untuk memperkaya diri mereka sendiri.

Oleh karena itu mereka tak mau menyerahkan kekuasaan, karena penguasa baru pasti akan menjebloskan mereka ke penjara karena korupsi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pangeran Philip Dimakamkan pada 17 April, Ini Rencana Prosesinya

Pangeran Philip Dimakamkan pada 17 April, Ini Rencana Prosesinya

Global
Letak Geografis Amerika Serikat dan Fakta Menariknya

Letak Geografis Amerika Serikat dan Fakta Menariknya

Internasional
Meghan Markle Tak Akan Hadiri Pemakaman Pangeran Philip, Ini Alasannya

Meghan Markle Tak Akan Hadiri Pemakaman Pangeran Philip, Ini Alasannya

Global
Pangeran Philip Dipuja Sebagai Dewa oleh Suku Pedalaman di Vanuatu

Pangeran Philip Dipuja Sebagai Dewa oleh Suku Pedalaman di Vanuatu

Global
31 Fakta Menarik Pangeran Philip dalam Perjalanan Hidupnya

31 Fakta Menarik Pangeran Philip dalam Perjalanan Hidupnya

Internasional
[UNIK GLOBAL] Lowongan Petani Stroberi di Australia Berhadiah Rp 1 Miliar | Mahkota Mrs Sri Lanka Dicopot Paksa Caroline Jurie

[UNIK GLOBAL] Lowongan Petani Stroberi di Australia Berhadiah Rp 1 Miliar | Mahkota Mrs Sri Lanka Dicopot Paksa Caroline Jurie

Global
Pemakaman Pangeran Philip Hanya Akan Dihadiri 30 Orang, Ini Daftarnya...

Pemakaman Pangeran Philip Hanya Akan Dihadiri 30 Orang, Ini Daftarnya...

Global
Setelah Lukisannya Laku Rp 10 Miliar, Robot Humanoid Sophia Kini Merambah Dunia Musik

Setelah Lukisannya Laku Rp 10 Miliar, Robot Humanoid Sophia Kini Merambah Dunia Musik

Global
Arab Saudi Eksekusi 3 Tentara dalam Kasus 'Pengkhianatan Tinggi'

Arab Saudi Eksekusi 3 Tentara dalam Kasus "Pengkhianatan Tinggi"

Global
Viral Foto Misterius Kawanan Domba Membentuk Pola Kapal Alien

Viral Foto Misterius Kawanan Domba Membentuk Pola Kapal Alien

Global
Paus Fransiskus Puji Pangeran Philip sebagai Pengabdi Setia dalam Pernikahan dan Keluarga

Paus Fransiskus Puji Pangeran Philip sebagai Pengabdi Setia dalam Pernikahan dan Keluarga

Global
Menstruasi Sebulan Dua Kali, Wanita Ini Syok Punya Alat Kelamin Ganda

Menstruasi Sebulan Dua Kali, Wanita Ini Syok Punya Alat Kelamin Ganda

Global
Gempa di Malang Indonesia Disorot Media Asing

Gempa di Malang Indonesia Disorot Media Asing

Global
Berduka Atas Pangeran Philip, Warga Inggris Kirim Karangan Bunga dari Seluruh Negeri

Berduka Atas Pangeran Philip, Warga Inggris Kirim Karangan Bunga dari Seluruh Negeri

Global
Biksu Paling Kesepian di Dunia Tinggal Sendiri di Kuil Tengah Danau 100 mil dari Peradaban

Biksu Paling Kesepian di Dunia Tinggal Sendiri di Kuil Tengah Danau 100 mil dari Peradaban

Global
komentar
Close Ads X