Cerita Diplomat Rusia 34 Jam Pulang dari Korut Naik Troli, Didorong Sendiri

Kompas.com - 27/02/2021, 15:20 WIB
Tangkapan layar dari video yang dirilis Kementerian Luar Negeri Rusia pada Kamis (25/2/2021), menunjukkan rombongan diplomat Rusia pulang ke negaranya dengan kereta troli yang didorong sendiri dari Korea Utara, akibat lockdown Covid-19 yang membatalkan perjalanan kereta api. KEMENLU RUSIA via APTangkapan layar dari video yang dirilis Kementerian Luar Negeri Rusia pada Kamis (25/2/2021), menunjukkan rombongan diplomat Rusia pulang ke negaranya dengan kereta troli yang didorong sendiri dari Korea Utara, akibat lockdown Covid-19 yang membatalkan perjalanan kereta api.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Sebanyak delapan diplomat Rusia dan anggota keluarganya, termasuk yang termuda balita 3 tahun, pulang dari Korea Utara naik troli akibat lockdown virus corona di Pyongyang.

Video yang diunggah di akun Telegram Kementerian Luar Negeri Rusia menunjukkan kereta troli berisi koper dan wanita, didorong melintasi jembatan kereta api perbatasan oleh Sekretaris Ketiga Vladislav Sorokin, satu-satunya pria di rombongan itu.

Mereka melambaikan tangan dan bersorak saat mendekati tanah airnya, puncak dari perjalanan 32 jam via rel kereta api dari Pyongyang, dilanjutkan dengan naik bus selama 2 jam ke perbatasan.

Baca juga: Perjalanan 34 Jam dengan Troli Ditempuh Diplomat Rusia Demi Pulang dari Korea Utara

"Butuh perjalanan panjang dan sulit untuk pulang," kata Kemenlu Rusia di unggahannya pada Kamis (25/2/2021).

"Untuk melakukan ini, Anda perlu membuat troli dulu, menaruhnya di atas rel, meletakkan barang-barang di atasnya, mendudukkan anak-anak, dan berangkat."

"Akhirnya bagian terpenting dari rute ini - berjalan kaki ke Rusia," tambah mereka.

Sorokin adalah mesin utama dari kereta tak bermesin, katanya, dan harus mendorongnya lebih dari 1 kilometer.

Baca juga: Ternyata Ini Motif Hacker Korea Utara Retas Data Vaksin Covid-19 Pfizer

Begitu sampai di Rusia, mereka bertemu dengan rekan-rekan dari Kemenlu lalu diangkut dengan bus ke bandara Vladivostok.

"Jangan tinggalkan rekan Anda sendiri," imbuh Kemenlu Rusia melalui tagar.

Korut menutup perbatasan sejak Januari tahun lalu guna melindungi diri dari pandemi virus corona, yang kasus pertamanya muncul di China, negara tetangga mereka.

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bulu Mata Palsu Buatan UMKM Indonesia Tembus Pasar Bulgaria

Bulu Mata Palsu Buatan UMKM Indonesia Tembus Pasar Bulgaria

Global
Pangeran Philip dan Kecintaannya pada Land Rover, Modifikasi Sendiri Mobil Jenazahnya

Pangeran Philip dan Kecintaannya pada Land Rover, Modifikasi Sendiri Mobil Jenazahnya

Global
Dubes RI di Panama City Serahkan Surat Kepercayaan ke Presiden Panama

Dubes RI di Panama City Serahkan Surat Kepercayaan ke Presiden Panama

Global
Dijatuhi Sanksi AS, Ini Balasan Rusia

Dijatuhi Sanksi AS, Ini Balasan Rusia

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Penjahat Seksual dan Pembunuh Berantai, Jeffrey Dahmer

[Biografi Tokoh Dunia] Penjahat Seksual dan Pembunuh Berantai, Jeffrey Dahmer

Internasional
Gaji Karyawan Ini Dipotong Rp 3 Juta karena Kelamaan di Toilet

Gaji Karyawan Ini Dipotong Rp 3 Juta karena Kelamaan di Toilet

Global
Akhir Dinasti Castro, Raul Mengundurkan Diri dari Partai Komunis Kuba

Akhir Dinasti Castro, Raul Mengundurkan Diri dari Partai Komunis Kuba

Global
Belajar dari Tsunami Kasus Covid-19 di India: Terlena Pangkal Petaka

Belajar dari Tsunami Kasus Covid-19 di India: Terlena Pangkal Petaka

Global
Begini Cara Pangeran William dan Kate Middleton Bantu Tiga Anaknya Berkabung atas Pangeran Philip

Begini Cara Pangeran William dan Kate Middleton Bantu Tiga Anaknya Berkabung atas Pangeran Philip

Global
Penerima Vaksin Pfizer Mungkin Butuh Dosis Ketiga Setelah 6-12 Bulan

Penerima Vaksin Pfizer Mungkin Butuh Dosis Ketiga Setelah 6-12 Bulan

Global
Rusia Blokir Laut Hitam, NATO Tak Terima

Rusia Blokir Laut Hitam, NATO Tak Terima

Global
Pelaku Penembakan Indianapolis Mantan Pegawai FedEx, Bermotif Rasial atau Etnik

Pelaku Penembakan Indianapolis Mantan Pegawai FedEx, Bermotif Rasial atau Etnik

Global
Persiapan Pemakaman Pangeran Philip: William-Harry Dipisah, Ratu Duduk Sendiri

Persiapan Pemakaman Pangeran Philip: William-Harry Dipisah, Ratu Duduk Sendiri

Global
Pihak Berwenang AS Sudah Diperingatkan Soal Potensi Serangan Pelaku Penembakan Indianapolis Tahun Lalu

Pihak Berwenang AS Sudah Diperingatkan Soal Potensi Serangan Pelaku Penembakan Indianapolis Tahun Lalu

Global
Penembakan Indianapolis: Gedung Putih Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Penembakan Indianapolis: Gedung Putih Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Global
komentar
Close Ads X