Kompas.com - 20/02/2021, 16:25 WIB
Ilustrasi terorisme di media sosial wall street journalIlustrasi terorisme di media sosial

DAMASKUS, KOMPAS.com – Rusia dilaporkan melancarkan serentetan serangan udara di sebuah gurun di Suriah dan menewaskan sedikitnya 21 anggota ISIS.

Laporan tersebut disampaikan oleh kelompok pemantau hak asasi manusia (HAM) Syrian Observatory for Human Rights sebagaimana dilansir dari AFP, Sabtu (20/2/2021).

Kelompok tersebut menambahkan, Rusia melancarkan setidaknya 130 serangan udara selama 24 jam terakhir.

Baca juga: Dimediasi Rusia, Israel-Suriah Tukar Tawanan, 2 Gembala untuk 1 Wanita Israel

Serangan tersebut menyasar guru di tepi provinsi Aleppo, Hama, dan Raqqa. Serangan itu berlanjut hingga Sabtu.

Pada Jumat (19/2/2021) ISIS melancarkan serangan terhadap pemerintah dan pasukan sekutu. Sedikitnya, delapan anggota milisi pro-suriah tewas akibat serangan itu.

Dalam beberapa bulan terakhir, gurun yang dikenal sebagai Badia tersebut telah menjadi tempat pertempuran yang semakin sering.

Baca juga: Israel Lancarkan Serangan Rudal ke Suriah, Ditangkis Sistem Pertahanan Udara

Bentrokan-bentirkan itu terjadi antara anggota ISIS melawan pasukan Suriah yang didukung oleh kekuatan udara Rusia.

ISIS memplokamirkan berdirinya sebuah “negara” dengan menduduki sebagian wilayah Suriah dan Irak pada 2014.

Namun, kelompok tersebut segera digempur oleh pasukan koalisi dari berbagai negara secara terus menerus.

Baca juga: Pasukan AS Bantah Lindungi Ladang Minyak di Suriah

Perlahan, wilayah kekuasaannya semakin menyempit dan posisi ISIS semakin terpojok.

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Musik dan Pijat, Rahasia Petani Malaysia Berhasil Budidayakan Melon Jepang

Musik dan Pijat, Rahasia Petani Malaysia Berhasil Budidayakan Melon Jepang

Global
Pemimpin Junta Militer Myanmar Akan ke Jakarta, Hadiri Pertemuan ASEAN

Pemimpin Junta Militer Myanmar Akan ke Jakarta, Hadiri Pertemuan ASEAN

Global
Terobsesi Kebugaran Tubuh, Ayah ini Paksa Anaknya Tanda Tangan Kontrak Tidak Boleh Gemuk

Terobsesi Kebugaran Tubuh, Ayah ini Paksa Anaknya Tanda Tangan Kontrak Tidak Boleh Gemuk

Global
Kisah Diskriminasi Rasial yang Dilupakan dari Tragedi Titanic, 6 Orang China Selamat Diusir

Kisah Diskriminasi Rasial yang Dilupakan dari Tragedi Titanic, 6 Orang China Selamat Diusir

Internasional
Konflik Makin Memuncak, Rusia Tangkap Diplomat Ukraina

Konflik Makin Memuncak, Rusia Tangkap Diplomat Ukraina

Global
Sebar Video TikTok Menari dengan Sisa Operasi Pasiennya, Ahli Bedah Plastik Brasil Diskors

Sebar Video TikTok Menari dengan Sisa Operasi Pasiennya, Ahli Bedah Plastik Brasil Diskors

Global
Pangeran Philip Setia Memakai Sepatu Pernikahan Selama 74 Tahun

Pangeran Philip Setia Memakai Sepatu Pernikahan Selama 74 Tahun

Global
[KISAH INSPIRASI ISLAM] Meneladani Sifat Umar bin Khattab

[KISAH INSPIRASI ISLAM] Meneladani Sifat Umar bin Khattab

Global
Brasil Peringatkan Warganya Tunda Kehamilan karena Varian Corona Brasil

Brasil Peringatkan Warganya Tunda Kehamilan karena Varian Corona Brasil

Global
AS Tarik Pasukan, Afghanistan Kembali ke Pangkuan Taliban?

AS Tarik Pasukan, Afghanistan Kembali ke Pangkuan Taliban?

Global
Israel Kembali Gempur Jalur Gaza Lewat Serangan Udara

Israel Kembali Gempur Jalur Gaza Lewat Serangan Udara

Global
Geng 4 Wanita Penghibur Ratu Elizabeth II Setelah Pangeran Philip Meninggal

Geng 4 Wanita Penghibur Ratu Elizabeth II Setelah Pangeran Philip Meninggal

Internasional
PBB: Kekerasan Seksual dan Kelaparan Jadi Strategi Perang di Tigray

PBB: Kekerasan Seksual dan Kelaparan Jadi Strategi Perang di Tigray

Global
Tukang Bunuh Gebetan karena Kesal Punya Pacar, lalu Ditabrak Mobil Kekasih Korban

Tukang Bunuh Gebetan karena Kesal Punya Pacar, lalu Ditabrak Mobil Kekasih Korban

Global
Resmi, NASA Tunjuk SpaceX Kembangkan Wahana Pendarat di Bulan

Resmi, NASA Tunjuk SpaceX Kembangkan Wahana Pendarat di Bulan

Global
komentar
Close Ads X