Kisah Misteri: Benarkah Nazi 'Menjalin Asmara' dengan Sihir, Pseudosains dan Ilmu Gaib?

Kompas.com - 28/01/2021, 20:42 WIB
Potret tak bertanggal Kanselir Nazi Jerman Adolf Hitler (1889-1945). AFP PHOTO/HEINRICH HOFFMANNPotret tak bertanggal Kanselir Nazi Jerman Adolf Hitler (1889-1945).

KOMPAS.com - Pernah dengar tentang kisah Adolf Hitler yang dirasuki setan dan rumor bahwa penaklukan Nazi di Eropa didukung oleh sebuah mukjizat? 

Jika pernah, itu hanyalah kisah bualan. Banyak teori fantastis yang tidak berdasar memberikan spekulasi tentang sosok Hitler yang erat dengan hal-hal magi. 

Meski begitu, beragam informasi memang menunjukkan bagaimana Nazi Jerman yang dipimpin Adolf Hitler terobsesi dengan pseudosains, sihir dan ilmu gaib.

Baca juga: [Kisah Misteri] Kasus Pembantaian Massal di Kapal Ikan Investor 1982 di Alaska, Siapa Pembunuhnya dan Mengapa?

Faktanya, melansir Big Think, ada banyak ikatan nyata antara masyarakat okultisme, masyarakat yang rasis dengan Nazi selama abad ke-19 dan 20.

Nazi jelas melakukan kejahatan mengerikan, Holocaust, perbuatan genosida terhadap masyarakat Yahudi yang dapat dibuktikan secara teknis dan saintifik karena mekanismenya yang kejam, cermat dan terencana.

Namun, pada dasarnya Nazi memiliki sebuah keyakinan yang tidak ilmiah, yang didasarkan pada pseudosains untuk mendukung pandangan dan klaim mereka terhadap dunia.

Baca juga: Kisah Misteri: Pembunuhan Hello Kitty, Berawal dari Melihat Arwah, Ternyata Ini Faktanya...

Jadi, dengan alasan itulah, walau tidak melebar sampai pada kisah Hitler kesurupan setan, tidak mengherankan jika Nazi punya 'hubungan cinta' atau obsesi yang langgeng dengan kegaiban.

Maka, lebih tepatnya, sejauh mana keterlibatan 'hubungan cinta' Nazi dengan pseudosains, sihir dan ilmu gaib?

Baca juga: Kisah Misteri: Sosok Zodiac Killer, Belum Terpecahkan Sejak 51 Tahun Lalu...

Sejak awal Nazi berdiri didasari oleh okultisme

Ternyata, sejak awal didirikan, partai Nazi sudah menanamkan okultisme atau keyakinan terhadap kegaiban. 

Partai Nazi atau Partai Pekerja Jerman (DAP) didirikan oleh sebagian tokoh dari Thule Society, sebuah kelompok esoterik yang didedikasikan untuk mempelajari asal mula mitologi ras Arya.

Halaman:

Sumber Big Think
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X