Kisah Misteri: Hitler Gunakan Pasukan Manusia Serigala di Perang Dunia II

Kompas.com - 10/12/2020, 20:47 WIB
Ilustrasi manusia serigala. Wikimedia CommonsIlustrasi manusia serigala.

KOMPAS.com - Pada beberapa bulan terakhir Perang Dunia II, pasukan Sekutu masuk lebih dalam menyudutkan pasukan Nazi Jerman bersamaan dengan Krasnaya Armiya (tentara merah) Soviet yang menyematkan militer Jerman di front Timur.

Kondisi itu membuat Adolf Hitler dan para pejabat Nazi senior prihatin. Mereka mencari upaya terakhir untuk menjaga ideologi mereka tetap membara: supernatural.

Hitler menciptakan 2 gerakan "Manusia Serigala": pertama, sebuah kelompok tentara paramiliter resmi dan kedua, pejuang partisan ad hoc.

Meski tidak mencapai kemenangan yang mutlak, propaganda kedua kelompok itu terbukti efektif dalam menebar teror dan melemahkan spirit tentara Sekutu yang berhasil menduduki wilayah Jerman.

Baca juga: Kisah Misteri: 6 Kasus Pembunuhan Misterius yang Belum Terpecahkan Sepanjang Masa

Sejak awal perang, Hitler memang sudah mengangkat cerita rakyat Jerman dan legenda okultisme untuk melengkapi "performa" Nazi.

Dalam buku Hitler's Monsters: A Supernatural History of the Third Reich karya Sejarawan Eric Kurlander yang dikutip dari Smithsonian Magazine, di antara pesona mitologi yang disajikan Hitler adalah "Manusia Serigala".

Kurlander menulis, "Berdasarkan para pakar folklor Jerman abad ke-19 dan awal abad 20, manusia serigala mewakili bentuk kecacatan, namun dengan cara yang sangat tepat meski bengis, berkaitan dengan hutan, darah dan tanah."

Terminologi "Manusia Serigala" nyatanya dikatakan Kurlander sebagai perwakilan dari kekuatan dan kemurnian Jerman dalam melawan penyusup.

Baca juga: [Hari Ini dalam Sejarah] Sebuah Ciuman untuk Hitler

Bagaimana tim "Manusia Serigala" bekerja?

Citra "Manusia Serigala" selalu digunakan Hitler berulang kali; mulai dari nama salah satu markasnya, "Wolf's Lair" (Sarang Serigala) sampai "Operation Werewolf" pada Oktober 1944.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X