AS Kembali Sebut Laboratorium Wuhan Penyebab Pandemi Virus Corona

Kompas.com - 17/01/2021, 17:55 WIB
Foto yang dirilis pada 23 Februari 2017 menunjukkan staf bekerja di kandang tikus (kanan) di dalam laboratorium P4 di Wuhan, China. Media China menawarkan tayangan sekilas mengenai laboratorium yang dituding sebagai pusat menyebarnya Covid-19. AFP PHOTO/JOHANNES EISELEFoto yang dirilis pada 23 Februari 2017 menunjukkan staf bekerja di kandang tikus (kanan) di dalam laboratorium P4 di Wuhan, China. Media China menawarkan tayangan sekilas mengenai laboratorium yang dituding sebagai pusat menyebarnya Covid-19.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Departemen Luar Negeri AS pada Jumat (15/1/2021) kembali menyudutkan China dengan mengeluarkan pernyataan bahwa penyebab pandemi virus corona dari laboratorium Wuhan.

“Virus bisa muncul secara alami dari kontak manusia dengan hewan yang terinfeksi, menyebar dalam pola yang konsisten dengan epidemi alami,” menurut Departemen Luar Negeri AS.

“Atau, kecelakaan laboratorium dapat menyerupai wabah alami, jika paparan awal hanya melibatkan beberapa individu dan diperparah oleh infeksi tanpa gejala,” lanjut keterangan itu seperti yang dilansir dari Bloomberg pada Sabtu (16/1/2021).

Secara khusus, departemen tersebut di bawah pemerintahan Donald Trump yang segera lenser mengatakan, memiliki bukti baru bahwa para peneliti di Institut Virologi Wuhan jatuh sakit pada 2019.

Baca juga: Tim WHO yang Dikirim untuk Selidiki Asal-usul Covid-19 Ditolak Masuk China

Setelah itu, kasus pertama dari pendemi Covid-19 diidentifikasi di kota sekitarnya.

Pihak departemen menyatakan China kurang transparan dalam memberikan informasi tentang asal-usul pandemi virus corona yang telah menjangkit dunia lebih dari setahun ini.

Dalam pernyataan itu juga menuding adanya upaya dari China untuk menutupi kurangnya respons pada awal pandemi merebak di dalam negeri.

Hal-hal itu yang dinilai departeman luar negeri AS sebagai penyebab sulitnya menarik kesimpulan yang jelas dari pandemi Covid-19.

Baca juga: Ada Indikasi Politis Tertundanya Tim WHO Selidiki Asal-usul Virus Corona di China

Namun, pernyataan itu dikeluarkan tanpa didukung data untuk mendukung klaim yang ada.

Seorang juru bicara departemen luar negeri menolak menjelaskan ketika dimintai penjelasan lebih lanjut.

Halaman:

Sumber Bloomberg
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Duterte Sedih atas Baku Tembak Antar-anggota Aparat Penegak Hukum Filipina

Duterte Sedih atas Baku Tembak Antar-anggota Aparat Penegak Hukum Filipina

Global
Kisah Misteri: 8 Pendaki Dilaporkan Hilang, 'Dyatlov Pass' Semakin Misterius

Kisah Misteri: 8 Pendaki Dilaporkan Hilang, "Dyatlov Pass" Semakin Misterius

Global
Diisukan Meninggal, Menteri Ini Tiba-tiba Muncul dengan Napas Terengah-engah

Diisukan Meninggal, Menteri Ini Tiba-tiba Muncul dengan Napas Terengah-engah

Global
14 Jam Mengapung di Samudera Pasifik, Pelaut Setengah Baya Berhasil Selamat

14 Jam Mengapung di Samudera Pasifik, Pelaut Setengah Baya Berhasil Selamat

Global
Pria Ini Tak Sengaja Tembak Mati Tunangan Saat Sedang Pamerkan Senjata ke Teman

Pria Ini Tak Sengaja Tembak Mati Tunangan Saat Sedang Pamerkan Senjata ke Teman

Global
Wanita Ini Jual Anaknya Rp 1,4 Juta untuk Modal Jualan Miras

Wanita Ini Jual Anaknya Rp 1,4 Juta untuk Modal Jualan Miras

Global
China Bantah Wajibkan Diplomat AS Dites Swab Anal

China Bantah Wajibkan Diplomat AS Dites Swab Anal

Global
PM Armenia Tuding Militer Berusaha Melakukan Kudeta Menggulingkan Dirinya

PM Armenia Tuding Militer Berusaha Melakukan Kudeta Menggulingkan Dirinya

Global
Sebelum Italia, Driver Ojol Berstatus Karyawan Juga Terjadi di Inggris

Sebelum Italia, Driver Ojol Berstatus Karyawan Juga Terjadi di Inggris

Global
Filipina 'Tawarkan' Perawatnya ke Inggris dan Jerman demi Dapat Vaksin Covid-19

Filipina "Tawarkan" Perawatnya ke Inggris dan Jerman demi Dapat Vaksin Covid-19

Global
Pria Ini Tewas Setelah Dihantam Belalai Gajah yang Tengah Melindungi Anaknya

Pria Ini Tewas Setelah Dihantam Belalai Gajah yang Tengah Melindungi Anaknya

Global
Akibat Salah Paham, Polisi Filipina Baku Tembak Antar-anggota Saat Gerebek Gembong Narkoba

Akibat Salah Paham, Polisi Filipina Baku Tembak Antar-anggota Saat Gerebek Gembong Narkoba

Global
Obama Blak-blakan Cerita Pernah Tinju Teman SMP gara-gara Ini...

Obama Blak-blakan Cerita Pernah Tinju Teman SMP gara-gara Ini...

Global
Israel Dikabarkan Bangun Proyek Terbesar di Fasilitas Nuklir Rahasia

Israel Dikabarkan Bangun Proyek Terbesar di Fasilitas Nuklir Rahasia

Global
Driver Ojol di Italia Kini Berstatus Karyawan, Dapat Gaji Tetap

Driver Ojol di Italia Kini Berstatus Karyawan, Dapat Gaji Tetap

Global
komentar
Close Ads X