Langgar Prokes, 2.000 Orang Antre Pembagian Ayam Beku Gratis di Malaysia

Kompas.com - 17/01/2021, 17:37 WIB
Sekitar 2.000 orang mengantre dalam pembagian ayam beku gratis di Malaysia. Acara ini melanggar protokol kesehatan karena Malaysia masih PSBB. Penyelenggara yaitu sayap pemuda partai UMNO Putrajaya akhirnya didenda kepolisian nasional Malaysia atau Polis Di-Raja Malaysia (PDRM). FACEBOOK O MEDIASekitar 2.000 orang mengantre dalam pembagian ayam beku gratis di Malaysia. Acara ini melanggar protokol kesehatan karena Malaysia masih PSBB. Penyelenggara yaitu sayap pemuda partai UMNO Putrajaya akhirnya didenda kepolisian nasional Malaysia atau Polis Di-Raja Malaysia (PDRM).

PUTRAJAYA, KOMPAS.com - Sekitar 2.000 orang antre sampai mengular panjang di Putrajaya, Malaysia, untuk mendapatkan jatah ayam beku gratis.

Acara bagi-bagi ayam itu diadakan oleh sayap pemuda partai UMNO Putrajaya, saat Malaysia masih menerapkan Movement Control Order (MCO) atau semacam PSBB di Indonesia.

Meski dilakukan secara drive-through, acara tersebut melanggar protokol kesehatan (prokes) perkumpulan massal.

Baca juga: Buntut Panjang Raffi Ahmad Langgar Prokes, Digugat ke Pengadilan hingga Rencana Dipanggil Polisi

Kepolisian nasional Malaysia atau Polis Di-Raja Malaysia (PDRM) pun melayangkan denda ke UMNO.

Dari foto yang diunggah World of Buzz pada Minggu (17/1/2021), terlihat antrean panjang mengular menanti giliran mendapat ayam beku.

Alhasil kemacetan panjang pun terjadi di Precinct 9, karena orang-orang mengantre dengan menaiki sepeda motor dan mobil.

Baca juga: Gagal Rekrut Febri Hariyadi, Tim Malaysia Incar Pemain Timnas Indonesia Lainnya

Mereka sudah antre di depan Rumah Perlindungan Kucing sejak jam 4 sore waktu setempat.

Menurut penyelenggara acara Mohd Zushaidey Zulkifli, acara itu sudah mendapat izin dari kepolisian tetapi tidak mengira bakal sepanjang ini antreannya.

Ia pun tidak bisa berbuat apa-apa, hanya menjaga SOP terus dijalankan selama pembagian ayam gratis.

Baca juga: Netizen Malaysia Iri Vaksinasi Covid-19 di Indonesia dan Singapura Lebih Cepat

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dicampakkan Pacarnya, Wanita Ini Balas Dendam dengan Menurunkan Berat Badan

Dicampakkan Pacarnya, Wanita Ini Balas Dendam dengan Menurunkan Berat Badan

Internasional
Perawatan Jantung Pangeran Philip Suami Ratu Elizabeth II Sukses

Perawatan Jantung Pangeran Philip Suami Ratu Elizabeth II Sukses

Global
Umat Kristen di Irak Siapkan Hadiah untuk Paus Fransiskus

Umat Kristen di Irak Siapkan Hadiah untuk Paus Fransiskus

Global
Baru Diangkat, Dubes Myanmar Utusan Militer Langsung Mundur, Ternyata...

Baru Diangkat, Dubes Myanmar Utusan Militer Langsung Mundur, Ternyata...

Global
Anggaran Militer China Meningkat 6,8 Persen pada Tahun Ini, Bakal Habiskan Rp 3.009 Triliun

Anggaran Militer China Meningkat 6,8 Persen pada Tahun Ini, Bakal Habiskan Rp 3.009 Triliun

Global
Italia Blokir Ekspor 250.000 Dosis Vaksin Covid-19 AstraZeneca ke Australia

Italia Blokir Ekspor 250.000 Dosis Vaksin Covid-19 AstraZeneca ke Australia

Global
Pacarnya Tak Direstui, Gadis Ini Dipenggal Ayahnya

Pacarnya Tak Direstui, Gadis Ini Dipenggal Ayahnya

Internasional
Jenazah Korban Tsunami Jepang 2011 Ditemukan 10 Tahun Kemudian

Jenazah Korban Tsunami Jepang 2011 Ditemukan 10 Tahun Kemudian

Global
Marko Djuliarso, Insinyur Indonesia yang Ikut Bangun Roket NASA

Marko Djuliarso, Insinyur Indonesia yang Ikut Bangun Roket NASA

Global
Helikopter Militer Turki Kecelakaan, 11 Tentara Tewas

Helikopter Militer Turki Kecelakaan, 11 Tentara Tewas

Global
AS Blokir Junta Militer Myanmar Tarik Dana Rp 14,3 Triliun dari Bank Sentral

AS Blokir Junta Militer Myanmar Tarik Dana Rp 14,3 Triliun dari Bank Sentral

Global
Bujuk Terdakwa Pemerkosa Nikahi Korban, Ketua Mahkamah Agung India Diminta Mundur

Bujuk Terdakwa Pemerkosa Nikahi Korban, Ketua Mahkamah Agung India Diminta Mundur

Global
Selandia Baru Cabut Peringatan Tsunami, Amerika Tengah dan Selatan Masih Waspada

Selandia Baru Cabut Peringatan Tsunami, Amerika Tengah dan Selatan Masih Waspada

Global
Beredar Video Kebrutalan Aparat Myanmar, Dunia Diminta Bertindak

Beredar Video Kebrutalan Aparat Myanmar, Dunia Diminta Bertindak

Global
Dukacita Banjiri Upacara Pemakaman Kyal Sin, Remaja Myanmar yang Ditembak Junta Militer

Dukacita Banjiri Upacara Pemakaman Kyal Sin, Remaja Myanmar yang Ditembak Junta Militer

Global
komentar
Close Ads X