Xi Jinping Perintahkan Tentara China agar Siap Berperang Setiap Saat

Kompas.com - 06/01/2021, 12:57 WIB
Presiden China Xi Jinping saat menghadiri G20 Extraordinary Virtual Leaders Summit terkait persoalan Covid-19. Pertemuan ini dilakukan dengan cara video conference, dan Xi melakukannya dari ibu kota China, Beijing, pada 26 Maret 2020. XINHUA/LI XUEREN/EPA-EFEPresiden China Xi Jinping saat menghadiri G20 Extraordinary Virtual Leaders Summit terkait persoalan Covid-19. Pertemuan ini dilakukan dengan cara video conference, dan Xi melakukannya dari ibu kota China, Beijing, pada 26 Maret 2020.

BEIJING, KOMPAS.com – Pada Senin (4/1/2021), Presiden China Xi Jinping menginstruksikan Tentara Pembebasan Rakyat China ( PLA) untuk memperkuat pelatihan mereka lebih lanjut.

Hal itu bertujuan untuk mengasah kemampuan operasional dan kesiapan tempur setiap personel PLA.

Komentar Xi Jinping tersebut diwartakan oleh media resmi pemerintah China, Xinhua, sebagaimana dilansir dari Mothership, Rabu (6/1/2021).

Baca juga: Xi Jinping dan Vladimir Putin Bertukar Ucapan Tahun Baru dan Pesan Persekutuan

Personel PLA juga diberitahu untuk mengikuti pemikiran dan cita-cita Xi Jinping mengenai sosialisme dengan karakteristik untuk era baru sebagai prinsip dan panduan mereka.

Pada 3 Januari 2018, Xi juga memerintahkan PLA untuk memperkuat pelatihan militernya dan meningkatkan kemampuan tempurnya.

Perintah tersebut mencakup instruksi untuk meningkatkan kemampuan tempur pasukan PLA.

Baca juga: Xi Jinping: Persahabatan China dan Rusia Sangat Kuat


Kendati demikian, seorang sumber dari Beijing mengatakan pada Lianhe Zaobao bahwa perintah semacam itu sebenarnya dapat berubah tergantung pada keadaan tertentu.

Perintah dari Xi tahun ini berbeda dari perintah tahun-tahun sebelumnya. Pada 2020, perintah Xi kepada PLA adalah untuk tetap waspada dan mencegah perang terjadi.

Kini, angkatan bersenjata diperintahkan untuk memperkuat pelatihan tempur di kehidupan nyata serta pelatihan militer garis depan.

Baca juga: Xi Jinping Kirim Ucapan Selamat dan Pesan Kerja sama Damai kepada Joe Biden

Dengan kata lain, mereka diminta mempersiapkan diri untuk perang setiap saat.

Perubahan itu sebagian besar karena kebutuhan untuk mengekang setiap kemungkinan langkah dari Taiwan untuk mendeklarasikan kemerdekaan, sumber itu menambahkan.

Baca juga: Xi Jinping Usulkan QR Code Kesehatan Global untuk Pulihkan Dunia dari Pandemi


Sumber Mothership
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bintang Porno Menari Erotis di Video Musik, Publik Iran Marah

Bintang Porno Menari Erotis di Video Musik, Publik Iran Marah

Global
Suster yang Berlutut di Depan Militer Myanmar Siap Mati demi Lindungi Demonstran

Suster yang Berlutut di Depan Militer Myanmar Siap Mati demi Lindungi Demonstran

Global
Robot Perseverance Berhasil Test Drive di Mars, Kabar Baik buat NASA

Robot Perseverance Berhasil Test Drive di Mars, Kabar Baik buat NASA

Global
Presiden Brasil Perintahkan Rakyatnya Berhenti 'Merengek' di Saat Jumlah Kematian Capai 260.000

Presiden Brasil Perintahkan Rakyatnya Berhenti "Merengek" di Saat Jumlah Kematian Capai 260.000

Global
Kelabui Istri, Pria Ini Samarkan PS5 sebagai WiFi

Kelabui Istri, Pria Ini Samarkan PS5 sebagai WiFi

Global
600 Polisi Myanmar Membelot, Ikut Rakyat Lawan Junta Militer

600 Polisi Myanmar Membelot, Ikut Rakyat Lawan Junta Militer

Global
Resmi, Pemerintah Nepal dan Pemberontak Komunis Akhirnya Berdamai

Resmi, Pemerintah Nepal dan Pemberontak Komunis Akhirnya Berdamai

Global
Perusahaan Ini Jual Udara Segar dari Pantai, Harganya Rp 1,4 Juta Per Botol

Perusahaan Ini Jual Udara Segar dari Pantai, Harganya Rp 1,4 Juta Per Botol

Global
YouTube Hapus 5 Channel di Bawah Kendali Junta Militer Myanmar

YouTube Hapus 5 Channel di Bawah Kendali Junta Militer Myanmar

Global
Video Viral Tim Rugbi Berlatih dengan Latar Belakang Gunung Meletus

Video Viral Tim Rugbi Berlatih dengan Latar Belakang Gunung Meletus

Global
Pertama Kali Kunjungi Irak, Paus Fransiskus Serukan Kekerasan dan Ekstremisme Berakhir

Pertama Kali Kunjungi Irak, Paus Fransiskus Serukan Kekerasan dan Ekstremisme Berakhir

Global
Dewan Tetua Muslim: Kunjungan Paus Fransiskus ke Irak Promosikan Perdamaian

Dewan Tetua Muslim: Kunjungan Paus Fransiskus ke Irak Promosikan Perdamaian

Global
Mantan Menlu AS Muncul Lagi, Kali Ini Serukan Boikot Olimpiade Beijing

Mantan Menlu AS Muncul Lagi, Kali Ini Serukan Boikot Olimpiade Beijing

Global
Kekerasan Myanmar Makin Tinggi, AS Desak China Ikut Turun Tangan

Kekerasan Myanmar Makin Tinggi, AS Desak China Ikut Turun Tangan

Global
[POPULER GLOBAL] Video Kebrutalan Aparat Myanmar Beredar | Dukacita Banjiri Upacara Pemakaman Kyal Sin

[POPULER GLOBAL] Video Kebrutalan Aparat Myanmar Beredar | Dukacita Banjiri Upacara Pemakaman Kyal Sin

Global
komentar
Close Ads X