Pilpres AS: Paksa Tambah Suara di Georgia, Trump Dapat Serangan Balik

Kompas.com - 05/01/2021, 09:11 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berkampanye di Pensacola, Florida, Jumat (23/10/2020). AP PHOTO/GERALD HERBERTPresiden Amerika Serikat Donald Trump saat berkampanye di Pensacola, Florida, Jumat (23/10/2020).

ATLANTA, KOMPAS.com - Brad Raffensperger selaku Sekretaris Negara Bagian Georgia dan pejabat tinggi pilpres AS di sana, berkomentar atas paksaan Presiden Donald Trump yang meminta tambahan suara.

Ia berkata, cara Trump itu benar-benar salah dan dia hanya mendengarkan ketika presiden ke-45 AS tersebut banyak bicara.

"Dia yang paling banyak bicara. Kami yang mendengarkan," kata Raffensperger kepada ABC News, Senin (4/1/2021).

"Tapi saya menegaskan bahwa data yang dia miliki salah," lanjutnya dikutip Kompas.com dari BBC, Selasa (5/1/2021)

Baca juga: Pilpres AS: Terungkap Rekaman Trump Minta Suara untuk Kalahkan Joe Biden

Partai Republik ngotot ingin memenangi Georgia di pemilu AS agar dapat meraih kedua kursi Senat negara bagian tersebut di pemilihan putaran kedua.

Jika Republik menang mereka bisa mempertahankan kendali di majelis tinggi, tapi jika kalah mereka harus merelakan Senat, DPR, dan Gedung Putih jatuh ke kekuasaan Demokrat.

Trump dan timnya berbicara dengan Raffensperger pada Sabtu (2/1/2021) lewat telepon, dan rekamannya diterbitkan Washington Post keesokan harinya.

Pada Senin (4/1/2021) Raffensperger mengaku tidak tahu kalau percakapan itu direkam, dan berkata bahwa dia berbicara dengan presiden dari rumahnya.

Baca juga: Bocor ke Publik, Ini Kata Trump di Telepon Saat Minta Suara Pilpres AS di Georgia

"Dia (Trump) berujar ada ratusan lebih orang mati yang ikut memilih. Kami menemukan dua, itu contoh bagaimana datanya salah," ujar Raffensperger yang menyerang balik Trump.

Sementara itu Gabriel Sterling yang mengurusi sistem pemungutan suara pilpres Amerika Serikat di Georgia menuturkan, klaim Trump sangat mudah dibuktikan salah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perempuan Berdaya: Noor Inayat Khan, Mata-mata Bangsawan Muslim India yang Dibunuh Nazi

Perempuan Berdaya: Noor Inayat Khan, Mata-mata Bangsawan Muslim India yang Dibunuh Nazi

Global
Trump Disebut Hasilkan Rp 22,5 Triliun Selama 4 Tahun Jadi Presiden AS

Trump Disebut Hasilkan Rp 22,5 Triliun Selama 4 Tahun Jadi Presiden AS

Global
Pasangan Ini Berhubungan Seks di Taman Umum, Tak Peduli Meski Ada Anak-anak

Pasangan Ini Berhubungan Seks di Taman Umum, Tak Peduli Meski Ada Anak-anak

Global
Menlu dari Junta Militer Myanmar Berdiskusi dengan Thailand dan Indonesia

Menlu dari Junta Militer Myanmar Berdiskusi dengan Thailand dan Indonesia

Global
Tato Wajah Aung San Suu Kyi Jadi Tren Atribut Massa Anti-Kudeta Militer Myanmar

Tato Wajah Aung San Suu Kyi Jadi Tren Atribut Massa Anti-Kudeta Militer Myanmar

Global
Raja Malaysia Izinkan Parlemen Bersidang, Pukulan Telak bagi PM Muhyiddin Yassin

Raja Malaysia Izinkan Parlemen Bersidang, Pukulan Telak bagi PM Muhyiddin Yassin

Global
Rusia Pamer Laboratorium Senjata Biologis yang Diubah Jadi Pabrik Vaksin Covid-19, Begini Isinya

Rusia Pamer Laboratorium Senjata Biologis yang Diubah Jadi Pabrik Vaksin Covid-19, Begini Isinya

Global
Pria Ini Menginap di Hotel Mewah Setelah Istrinya Jatuh dari Ketinggian 304 Meter

Pria Ini Menginap di Hotel Mewah Setelah Istrinya Jatuh dari Ketinggian 304 Meter

Global
Demi Selamatkan Seorang Gadis, Pasangan Ini Donor Darah di Hari Pernikahan Mereka

Demi Selamatkan Seorang Gadis, Pasangan Ini Donor Darah di Hari Pernikahan Mereka

Global
Geng Kriminal Bentrok di Penjara, Sedikitnya 75 Narapidana Tewas

Geng Kriminal Bentrok di Penjara, Sedikitnya 75 Narapidana Tewas

Global
Video Perlihatkan Istri Dibawa Suami ke Tebing, Sebelum Jatuh dari Ketinggian 304 Meter

Video Perlihatkan Istri Dibawa Suami ke Tebing, Sebelum Jatuh dari Ketinggian 304 Meter

Global
Seorang Wanita dalam Program Hamil Dipecat karena Tolak Vaksinasi Covid-19

Seorang Wanita dalam Program Hamil Dipecat karena Tolak Vaksinasi Covid-19

Global
Pemimpin Tertinggi Iran Minta Karakter Kartun Perempuan Pakai Hijab

Pemimpin Tertinggi Iran Minta Karakter Kartun Perempuan Pakai Hijab

Global
Arab Saudi Sekarang Izinkan Wanita Bergabung dalam Militer

Arab Saudi Sekarang Izinkan Wanita Bergabung dalam Militer

Global
Putus Asa Cari Suaka, Puluhan Migran Ditemukan Sembunyi dalam Pecahan Kaca dan Abu Beracun

Putus Asa Cari Suaka, Puluhan Migran Ditemukan Sembunyi dalam Pecahan Kaca dan Abu Beracun

Global
komentar
Close Ads X